Gempa Bumi Lombok

Gempa Bumi Lombok Tak 'Ganggu' Gunung Agung, Luhut Berharap yang Terbaik

Luhut akan bersurat ke IMF untuk persiapan IMF and World Bank Annual Meeting. Dia berencana menyampaikan kondisi Bali

Gempa Bumi Lombok Tak 'Ganggu' Gunung Agung, Luhut Berharap yang Terbaik
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengecek kondisi di GWK seusai acara melaspas, Rabu (8/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kuatnya gempa berkekuatan 7 magnitudo yang berpusat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dirasakan juga hingga ke Pulau Bali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku sudah berkonsultasi dengan ahli gunung api Surono selepas gempa.

Dari perbincangannya dengan Surono, Luhut diberi tahu gempa di Lombok tidak berdampak dengan aktivitas Gunung Agung.

"Itu yang saya kira bagus, jadi kita tetap berharap yang terbaik," ujar Luhut seusai upacara melaspas di GWK, Rabu (8/8/2018).

Baca: Undiksha Singaraja Resmi Miliki Prodi Kedokteran, M Nasir: Mau Jadi Dokter Tak Usah Jauh-jauh

Baca: Uang Roro Fitria dari Miliaran Tinggal Rp 1 Juta, Ini Pengakuannya di Depan Hakim

Baca: Ariel Langsung Minta Maaf pada Cut Tari, Hotman Bicara Suasana di Ruang Penyidik 8 Tahun Lalu

Untuk persiapan IMF and World Bank Annual Meeting, ia akan bersurat ke IMF dan World Bank. Dia berencana menyampaikan kondisi Bali, khususnya kawasan Nusa Dua.

"Saya akan bersurat kepada IMF- World Bank mengenai dampak gempa terhadap pertemuan. Tadi saya cek tidak apa-apa," kata Luhut.

Terkait keamanan gedung-gedung di Bali pun, semua sudah diingatkan, agar memenuhi standar yang diberikan oleh pemerintah.

"Jadi semua terkendali dan aman," katanya.

Gempa juga mengguncang kawasan tempat berdirinya patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Kuta Selatan, Bali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengunjungi GWK setelah diguncang gempa.

Luhut memastikan patung setinggi 121 meter itu dalam keadaan baik.

"Masih dalam kondisi bagus," katanya.

GWK akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 22 September 2018. (*)

Baca: Memaknai Gempa Bumi Berdasar Lontar Palelindon, Mulai dari Kepemimpinan Hingga Introspeksi Diri

Baca: VIDEO-FOTO Kerusakan, Gempa Bumi Ratakan Dusun Karang Swle, Ini Harapan Nyoman Karna 

Penulis: Rino Gale
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help