Menko Kemaritiman Luhut Hadiri Ritual Melaspas Patung GWK

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia hadiri ritual melapas patung GWK (Garuda Wisnu Kencana)

Menko Kemaritiman Luhut Hadiri Ritual Melaspas Patung GWK
Tribun Bali/Rizal Fanany
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri koordinasi bidang kemaritiman mengamati tahap-tahap proses pembangunan Patung Garuda Wisnu (GWK) kencana di lantai 20 galeri GWK, usai mengikuti prosesi melaspas di komplek GWK, Jimbaran, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia hadiri ritual melaspas patung GWK (Garuda Wisnu Kencana) di Ungasan, Badung, Bali, Rabu (8/8/2018).

Acara ritual ini dihadiri juga oleh Sang Nyoman Suwisma selaku Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia, dan Haryanto Tirtohadiguno selaku Presiden Komisaris Alam Sutera Group.

Menko Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, melalui acara ritual ini, monumen GWK hampir sempurna.

"Dengan proses pembangunan selama 28 tahun lamanya, dan sekarang sudah hampir sempurna, sambil menunggu peresmian pada tanggal 22 September," katanya.

"Presiden kemarin sudah bilang akan meresmikan Insya Allah tanggal 22 September. Saya pikir ini nanti salah satu objek wisata yang sangat bagus," tambahnya.

Sudah disampaikan juga oleh Presiden Komisaris Alam Sutera Group, angka yang dikeluarkan hampir Rp 1,5 Triliun untuk menyelesaikan proyek dengan luas 60 hektar ini.

"Nantinya akan dibangun hotel bintang 5 di sini," ungkapnya.

Ia menambahkan, selain acara ini, pihaknya akan melihat pelebaran apron bandara untuk 5 hektar pertama dengan fungsi menambah 1,2 juta penumpang yang akan selesai September ini.

Kemudian Suwung, terkait landscape, yang sedang proses tender, bekerja sama dengan anak perusahaan indopower terkait listrik, juga akan selesai bulan depan.

"Kami nanti cek juga underpass yang akan selesai tahun depan serta cruise terminal. Jadi nanti hampir bersamaan semua rampung pada saat presiden ke sini," ujar Luhut.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help