Bawa Masuk Ganja ke Indonesia, WN Malaysia Dikenakan Tiga Dakwaan Alternatif

Sharizal bin Md Salleh hanya bisa diam menunduk saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan

Bawa Masuk Ganja ke Indonesia, WN Malaysia Dikenakan Tiga Dakwaan Alternatif
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Terdakwa Sharizal Bin Md Salleh, WN Malaysia menjalani sidang di pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (9/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sharizal bin Md Salleh hanya bisa diam menunduk saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan.

Pria asal Malaysia tengah menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (9/8/2018), terkait kasus tindak pidana narkotik jenis ganja.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan di muka persidangan, jaksa mendakwa Sharizal dengan tiga dakwaan alternatif Undang-Undang tentang narkotik.

Menanggapi surat dakwaan jaksa, terdakwa melalui penasehat hukumnya tidak mengajukan keberatan atau eksepsi.

"Terima kasih Yang Mulia. Setelah berkoordinasi dengan terdakwa, kami sepakat untuk tidak mengajukan eksepsi," ujar Baginda Sibarani selaku penasehat hukum kepada majelis hakim pimpinan IGN Putra Atmaja.

Dengan tidak diajukan eksepsi dari pihak terdakwa, sidang pun sedianya dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

Namun, karena pihak jaksa belum siap menghadirkan saksi, majelis hakim pun menunda sidang.

Sidang yang mengagendakan pembuktian dari jaksa akan digelar pada sidang pekan depan.

Sementara dalam surat dakwaan Jaksa Ayu Mesi mengurai tiga dakwaan alternatir yang dikenakan kepada terdakwa.

Dakwaan alternatif pertama, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 113 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help