Mulai Hari Ini, Fitur SafeSearch Jadi Senjata Pemerintah 'Lawan' Netizen Punyuka Gambar Porno

ulai besok netizen Tanah Air tidak akan bisa lagi memperoleh konten gambar porno dari mesin pencari itu.

Mulai Hari Ini, Fitur SafeSearch Jadi Senjata Pemerintah 'Lawan' Netizen Punyuka Gambar Porno
Adegan pemain porno.

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Akhir minggu lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan rencana penyaringan gambar bermuatan pornografi dengan memanfaatkan fitur SafeSearch di mesin pencari Google.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkoninfo Semuel A Pangerapan mengatakan penerapan kebijakan filtering pornografi baru tersebut akan mulai berlaku aktif pekan ini, tepatnya Jumat, tanggal 10 Agustus besok.

Fitur SafeSearch di mesin pencari Google yang diakses dari Indonesia akan diaktifkan secara permanen.

Dengan kata lain, mulai besok netizen Tanah Air tidak akan bisa lagi memperoleh konten gambar porno dari mesin pencari itu.

Baca: Ini Profil Cawapres Pilihan Jokowi, KH Maruf Amin dan Riwayat Jabatannya

Baca: Mungkinkah Poros Ketiga Terbentuk? Ketum PPP Sudah Diajak Tiga Partai

Baca: Mahfud Mengaku Kaget Pilihan Jokowi, Namun Tak Kecewa Batal Jadi Cawapres

"Dengan metode ini gambar porno tak akan muncul di bagian image, meski diminta dengan kata kunci," ujar Semuel ketika dihubungi, Kamis (9/8/2018)..

Lantaran bersifat permanen, fitur SafeSearch ini tidak bisa dimatikan oleh pengguna di Indonesia.

Selain Google, Semuel mengatakan pihak pemerintah akan menggandeng penyedia search engine lain, seperti Bing dari Microsoft untuk menerapkan mekanisme filtering serupa.

"Kami sedang kembangkan metodenya. Nanti semua search engine akan diperlakukan sama," kata Semuel.

Semuel menjelaskan pihak Kemenkominfo sebelumnya sudah memblokir banyak situs bermuatan pornografi.

Namun, cara tersebut rupanya masih kurang efektif membendung konten gambar porno yang bisa dengan mudah dicari lewat image search.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved