Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

Bandara I Gusti Ngurah Rai meraih tiga penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI
Istimewa
Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih 3 Penghargaan dari Kementrian Ketenagakerjaan RI. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Bandara I Gusti Ngurah Rai meraih tiga penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, sebagai apresiasi atas komitmen manajemen terkait penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai dianugerahi tiga jenis penghargaan, yaitu Sertifikat Emas dan Bendera Emas pada Kategori Lanjutan Sertifikat SMK3, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident), dan Penghargaan Program P2 (Pencegahan dan Penanggulangan) HIV-AIDS.

Dalam acara penyerahan penghargaan yang dilaksanakan pada Kamis (09/08/2018) kemarin, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai yang hadir diwakili oleh General Manager Yanus Suprayogi, Masjuki selaku Airport Safety and Quality Management Department Head, beserta jajaran pejabat, dan staf dari unit terkait.

Yanus mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih atas perhatian, kerja sama, dan kerja keras seluruh pihak. Ini merupakan pencapaian bersama yang tidak mungkin terwujud tanpa komitmen, program kerja, upaya, dan peningkatan berkelanjutan dari Bapak/Ibu semua,” ucapnya.

Ia mengajak untuk menjaga dan meningkatkan yang sudah dicapai.

"Semoga menjadi berkah dan keselamatan buat kita dan bandara Bali tercinta." tambahnya.

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil memenuhi nilai implementasi sebesar 89 persen dari total 166 kriteria penilaian yang ditetapkan, sehingga berhasil meraih Sertifikat Emas dan Bendera Emas pada Sertifikat SMK3.

Dalam penilaian Penghargaan Kecelakaan Nihil, manajemen Bandar Udara berhasil menerapkan kebijakan Zero Accident selama 124.635.761 jam kerja tanpa kecelakaan kerja, dengan periode penilaian 1 Januari 2015 hingga 31 Desember 2017.

Sementara untuk Program P2 HIV-AIDS, berhasil diraih kategori silver. 

Penghargaan yang berhasil diraih tersebut merupakan wujud upaya manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, untuk memberikan jaminan keselamatan kerja kepada seluruh insan komunitas bandar udara.(*) 

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved