Divonis 2 Tahun Terkait Kasus Skimming ATM, Tiga WN Turki Pasrah Menerima

Setelah mengalami penundaan pada sidang sebelumnya, akhirnya Tayfun Koc (36), Dogan Kimis (43), dan Mehmet Ali Mentes (29) menjalani sidang putusan

Divonis 2 Tahun Terkait Kasus Skimming ATM, Tiga WN Turki Pasrah Menerima
Line Today
Ilustrasi skimming ATM 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah mengalami penundaan pada sidang sebelumnya, akhirnya Tayfun Koc (36), Dogan Kimis (43), dan Mehmet Ali Mentes (29) menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (10/8/2018).

Ketiga Warga Negara asal Turki ini dijatuhi hukuman vonis dua tahun oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi.

Ketiganya dinyatakan terbukti bersalah melakukan kejahatan skimming mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Terhadap putusan itu, ketiga terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya menyatakan menerima.

"Terima kasih Yang Mulia. Setelah kami berkoordinasi dengan para terdakwa. Saya selaku penasehat hukum mewakili para terdakwa menyatakan menerima," ujar Dody Arta Kariawan.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Sutarta belum menanggapi, dan masih pikir-pikir.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada ketiga terdakwa itu lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Di persidangan, Jaksa Wayan Sutarta menuntut para terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan (3,5 tahun).

Pula, ketiga terdakwa dituntut membayar denda Rp 500 juta, subsider enam bulan penjara.

Sementara itu dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, bahwa para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, sebagaimana dakwaan alternatif pertama jaksa penuntut.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help