Kado Manis Mangku Pastika untuk Hari Jadi Ke-60 Provinsi Bali

Sambut Gubernur Baru, Pacu Semangat Mengadapi Perubahan dan Revolusi Industri 4.0

Kado Manis Mangku Pastika untuk Hari Jadi Ke-60 Provinsi Bali
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah wisatawan domestik dan mancanegara menikmati keindahan pura tanah lot,Tabanan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Resmi berdiri sendiri pada tanggal 14 Agustus 1958, tahun ini Provinsi Bali genap menapaki usia 60 tahun.

Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali kali ini terbilang istimewa.

Selain menandai momentum 10 tahun pelaksanaan Visi Bali Mandara yang diusung Gubernur Made Mangku Pastika, Bali baru saja menggelar pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2018-2023.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali telah menetapkan pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih serta sudah diumumkan melalui Sidang Paripurna DPRD Bali.

Baca: Persib Bandung Kalah dari Mitra Kukar, Bali United Menguntit di Posisi 2 dengan Selisih 3 Poin

Menunggu pelantikan yang dijadwalkan pada pertengahan September 2018 mendatang, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pun mulai berkantor di Rumah Transisi yang difasilitasi Gubernur Mangku Pastika.

Momentum peringatan 60 Tahun Provinsi Bali diharapkan memacu semangat seluruh komponen masyarakat untuk menghadapi derasnya arus perubahan yang salah satunya ditandai dengan apa yang disebut Revolusi Industri 4.0.

Sebagaimana diketahui, pesatnya laju pembangunan Daerah Bali dalam satu dasa warsa terakhir tak bisa dilepaskan dari berbagai prestasi serta capaian yang ditorehkan oleh Gubernur Pastika yang mengusung Visi Bali Mandara.

Melalui berbagai program unggulan dan capaiannya, Bali Mandara telah meletakkan pondasi kokoh untuk keberlanjutan pembangunan Bali.

Sepuluh tahun berjalan, Visi Bali Mandara diaktualisasikan dalam sejumlah program unggulan yang hampir secara keseluruhan bermuara pada upaya pengentasan kemiskinan.

Program unggulan tersebut antara lain Bedah Rumah, JKBM yang saat ini telah terintegrasi ke JKN, Gerakan Pembangunan Desa Terpadu Mandara (GERBANGSADU Mandara/GSM), Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) dan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida).

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved