Korban Penebasan Gede Sila Dirawat Intensif di RSUD Buleleng, Polisi Tangkap Satu Pelaku Ini

Saat hendak ditangkap, pria pengangguran tersebut sempat berontak. Namun akhirnya ia berhasil digiring

Korban Penebasan Gede Sila Dirawat Intensif di RSUD Buleleng, Polisi Tangkap Satu Pelaku Ini
Istimewa
Pelaku penganiaya Gede Sila diamankan di Polsek Sukasada, Kamis (9/8/2018). Polisi masih memburu satu pelaku lagi yang diduga menebas korban. 

Namun menurut keterangan pelaku Agus, tindakan penganiayaan itu didasari oleh kesalahpahaman.

"Saya belum berani menyimpulkan. Karena motif itu harus memerlukan pemeriksaan yang lebih lengkap baik dari korban dan saksi-saksi. Sementara kami masih terhambat dengan kondisi korban yang masih luka-luka," ungkapnya.

Baca : PDIP Bali Sambut Duet Jokowi-Ma'ruf, Kadek Diana: Kami Siap Mengamankan Keputusan DPP
 

Sementara satu pelaku lagi, sebut Kompol Juli masih dalam tahap pengejaran polisi. Ciri-cirinya sudah dikantongi.

Ihwal senjata yang digunakan oleh pelaku untuk menebas korban, diduga dengan menggunakan pisau.

"Kami belum menemukan pisau yang digunakan untuk menebas korban. Sementara pelaku dan korban ini saling kenal. Namun saat kejadian, mungkin karena masih syok sehingga korban tidak sadar betul dengan ingatannya. Setelah diinterogasi ke dua kalinya, ya korban membenarkan," tutup Kompol Juli.

Akibat perbuatannya, Agus diancam dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara Kasubag Humas RSUD Buleleng, Budiantara mengatakan, hingga pukul 17.00 Wita kemarin, Gede Sila masih berada di ruangan operasi.

"Operasinya dimulai sejak pukul 12.00 Wita. Namun hingga sore yang bersangkutan masih berada di ruang operasi untuk menjalani observasi di ruang intensif sampai kondisinya stabil," ujarnya.

Sebelumnya, Gede Sila dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Buleleng, Rabu (8/8) dinihari.

Pria asal Lingkungan Bantang Banua, Kecamatan Sukasada, Buleleng tersebut menjadi korban penebasan oleh dua orang.

Akibat penganiayaan ini, ia mengalami luka akibat benda tajam di bagian leher dan tangannya. Ia pun harus menjalani rawat inap di RSUD Buleleng untuk penanganan luka yang dialami. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help