Ni Wayan Parwati Meninggal Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Laut, Begini Komentar Polisi

Ni Wayan Parwati (37), menghembuskan napas terakhir di Perairan Tulamben, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kamis (9/8).

Ni Wayan Parwati Meninggal Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Laut, Begini Komentar Polisi
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ni Wayan Parwati (37), menghembuskan napas terakhir di Perairan Tulamben, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kamis (9/8).

Parwati meninggal usai mengibarkan bendara merah putih di tengah laut.

Perempuan asal Banjar Dinas Rame, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung ini menyelam untuk mengibarkan bendera merah putih.

Baca : Bu Guru Histeris Tabrak Siswi Kesayangannya, Nyawa Putu Vera Desianti Tak Tertolong Saat Tiba di RS
 

Baca : PDIP Bali Sambut Duet Jokowi-Ma'ruf, Kadek Diana: Kami Siap Mengamankan Keputusan DPP
 

Ini adalah bagian dari acara sebuah program siaran stasiun televisi swasta di Indonesia.

Ia bersama tiga temannya yang merupakan penyandang disabilitas itu menyelam didampingi tiga artis dan tujuh pemandu selam. Tak ada tanda apapun sebelumnya. Acara tampak berjalan lancar.

Kapolsek Kubu, AKP Made Suadnyana mengungkapkan, rombongan penyelam tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita.

Rombongan diberikan penjelasan oleh instruktur, Mangku Putu. Penjelasannya terkait hal ihwal tata cara diving.

Peralatan menyelam telah dipersiapkan. Peserta yang akan mengibarkan bendera di dalam laut pun telah bersiap.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help