Rombongan Peserta Kwarcab Pramuka Denpasar Pamit Rai Mantra Ikut Karang Pamitran 2018 di Malang

Kwarcab (Kwartir Cabang) Gerakan Pramuka Kota Denpasar akan mengikuti Karang Pamitran Nasional 2018

Rombongan Peserta Kwarcab Pramuka Denpasar Pamit Rai Mantra Ikut Karang Pamitran 2018 di Malang
Istimewa
Rombongan peserta Kwarcab (Kwartir Cabang) Pramuka Kota Denpasar pada Jumat (10/8/2018), pamit Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra untuk mengikuti Karang Pamitran Nasional 2018 yang berlangsung pada 12-19 Agustus 2018 mendatang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kwarcab (Kwartir Cabang) Gerakan Pramuka Kota Denpasar akan mengikuti Karang Pamitran Nasional 2018, yang berlangsung pada 12-19 Agustus 2018 mendatang di wilayah Desa Lebakharjo, Malang, Jawa Timur.

Hari ini, Jumat (10/8/2018), para rombongan peserta bertatap muka memohon doa restu serta dukungan sekaligus pamitan dengan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

Rai Mantra mengapresiasi keikutsertaan Kwarcab Pramuka Kota Denpasar dalam event berskala nasional ini.

Menurutnya, pramuka merupakan ujung tombak pelatihan keterampilan dan pendidikan moral bagi generasi muda.

"Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan para pelatih dan pembina Pramuka Kota Denpasar memperoleh masukan ilmu, yang nanti dapat diterapkan kepada anak didiknya," kata Rai Mantra, Jumat (10/8/2018).

Rai Mantra juga berharap gerakan pramuka Kota Denpasar berperan aktif dalam kesiapsiagaan bencana.

"Diharapkan juga Pramuka Kota Denpasar dapat berperan, misalnya dalam memberikan pendidikan kesiapsiagaan bencana bagi anak usia sekolah bekerja sama dengan dinas terkait,” ujarnya.

Kepala Kwarcab Pramuka Kota Denpasar, I Gusti Lanang Jelantik mengatakan, Karang Pamitran Nasional 2018 ini diikuti utusan Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka se-Indonesia.

Karang Pamitran Nasional ini kata dia merupakan wahana bagi pembina pramuka, pamong saka, pembina satuan, dan pembina pramuka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

"Melalui kegiatan ini saling bertukar pengalaman untuk keberhasilan pembinaan satuan di daerah masing- masing. Selain itu, Karang Pamitran Nasional juga bertujuan sebagai penyegaran kurikulum pendidikan kepramukaan,” ujar Lanang Jelantik.

Kwarcab Pramuka Kota Denpasar kata Lanang Jelantik, mengutus 15 orang pelatih dan pembina pramuka.

Mereka terdiri dari empat pelatih atau pembina tingkat SD, empat pembina tingkat penggalang, empat orang pelatih tingkat penegak, dan ditambah dengan tim pendamping sebanyak 3 orang.

Pihaknya juga sudah menyusun beberapa agenda kepramukaan di Kota Denpasar, mulai dari pesta siaga serangkaian HUT Kota Denpasar, pengadaan pelaksanaan seminar berkaitan dengan masalah kenakalan remaja, serta kegiatan orientasi kepala sekolah untuk mendorong kegiatan kepramukaan di tingkat sekolah.

Pada bulan September nanti, kata dia, jika tidak ada aral melintang juga akan dilaksanakan Jambore Pramuka se-Kota Denpasar, dan yang paling dekat yakni peringatan HUT Pramuka ke-57.

"Setelah mengikuti gelaran Karang Pamitran Nasional 2018, Kwarcab Pramuka Kota Denpasar juga memiliki agenda mengikuti Musyawarah Nasional Pramuka di Kota Kendari, untuk memilih Ketua Kwartir Nasional,” kata Lanang Jelantik. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help