Sambut HUT RI ke-73, Ribuan Siswa Se-Kota Denpasar Lakukan Bersih-bersih Pantai

Menyongsong Hut RI ke-73, ribuan siswa SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar melakukan kegiatan bersih-bersih pantai

Sambut HUT RI ke-73, Ribuan Siswa Se-Kota Denpasar Lakukan Bersih-bersih Pantai
Istimewa
Menyongsong Hut RI ke-73, ribuan siswa SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar melakukan kegiatan bersih-bersih sampah di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Jumat (10/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menyongsong HUT RI ke-73, ribuan siswa SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar melakukan kegiatan bersih-bersih sampah di Pantai Matahari Terbit dan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Jumat (10/8/2018).

Didampingi para guru, sekitar 5.000 siswa ini menyebar dan memunguti sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Wayan Gunawan mengatakan, tujuan utama kegiatan bersih-bersih ini adalah mendidik pelajar untuk tetap mencintai lingkungan sehingga dapat lestari.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar ini sekaligus untuk menyosialisasikan larangan membuang sampah sembarangan.

Selain itu, mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, serta sadar bahwa mereka punya tugas secara bersama-sama berpartisipasi menjaga kebersihan, tidak hanya di lingkungan mereka, namun juga di pesisir pantai.

“Mudah-mudahan masyarakat lebih sadar lagi untuk membuang sampah di tempat sampah yang sudah disediakan, bukan malah membuangnya secara sembarangan. Terlebih saat ini sudah ada perdanya, dan dalam hal ini perlu pengawasan dari semua elemen masyarakat,” ujar Gunawan.

Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan, gotong-royong dengan membersihkan lingkungan ini merupakan rangkaian menyambut Hut RI ke-73.

Juga untuk mengajak siswa-siswi dan masyarakat membersihkan lingkungan pantai.

Kesadaran masyarakat serta mengubah mindset masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, menurut Hendrayana sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas dari penyakit.

Dalam mewujudkan Denpasar bersih dan hijau, kata Hendrayana, pemkot Denpasar sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari meningkatkan sarana dan prasarana DLHK, membentuk Bank Sampah di banjar-banjar dan ATM Sampah.

Begitu juga pengenaan denda yang tinggi bagi pembuang sampah sembarangan, hingga mewajibkan semua OPD menjadi bapak angkat kebersihan di masing-masing Desa/Kelurahan.

“Kegiatan ini merupakan program dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Denpasar, serta memberi kesan kepada masyarakat, terlebih pengenalan dini kepada anak-anak betapa pentingnya menjaga lingkungan," katanya. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved