Diguyur Hujan Seharian, Tembok Penyengker Wayan Wija Amblas Dini Hari Tadi

Hujan dengan intensitas sedang di wilayah Bangli pada Jumat (10/8/2018), tak ayal menyebabkan bencana

Diguyur Hujan Seharian, Tembok Penyengker Wayan Wija Amblas Dini Hari Tadi
Istimewa
Kondisi tembok penyengker Wayan Wija yang amblas dikikis hujan semalaman, Sabtu (11/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hujan dengan intensitas sedang di wilayah Bangli pada Jumat (10/8/2018), tak ayal menyebabkan bencana.

Seperti yang terjadi di wilayah Banjar Bebalang, Kelurahan Bebalang, Bangli, tembok penyengker sepanjang 30 meter amblas akibat terkikis air hujan seharian.

Berdasarkan informasi, amblasnya tembok penyengker milik I Wayan Wija diketahui pada Sabtu (11/8/2018) pukul 02.12 WITA.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi menjelaskan, jebolnya tembok penyengker milik PNS berusia 58 tahun itu lantaran tanah di belakang rumahnya tergolong labil, sehingga dengan hujan seharian praktis membuat tanah tersebut amblas dan menyeret tembok di sekitarnya.

"Tepat di belakang tembok itu juga ada empat lokal kandang babi yang berisi empat ekor babi. Seluruhnya juga ikut terseret longsoran tanah, hingga tertimbun bangunan kandang semi permanen itu. Kedalaman longsor diperkirakan mencapai 30 meter," sebutnya.

Lanjut AKP Sulhadi, selain tembok penyengker milik Wayan Wija, longsoran tanah pada Sabtu dini hari tersebut juga menyeret tembok sanggah di sebelah pekarangan rumah, milik I Wayan Setop Indrawan, sehingga mengakibatkan kerugian mencapai Rp 50 juta.

"Total kerugian keduanya ditaksir mencapai Rp 200 juta. Sesuai instruksi Kapolres, para Bhabinkamtibmas diharapkan untuk mengimbau seluruh warga, utamanya di kawasan perbukitan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca buruk dengan curah hujan tinggi," tegasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved