Masuk Perkampungan, Monyet Liar Bikin Warga Desa Gulingan Resah hingga Terjadi Kerjar-kejaran

Dinas setempat menegaskan akan terus melakukan penyisiran hingga tidak ada lagi monyet yang masuk ke perkampungan warga.

Masuk Perkampungan, Monyet Liar Bikin Warga Desa Gulingan Resah hingga Terjadi Kerjar-kejaran
istimewa
Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung melakukan penyisiran untuk menangkap monyet liar yang meresahkan warga Jumat (10/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Keresahan warga Desa Gulingan akan adanya monyet liar membuat Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung bergerak cepat.

Mereka memburu monyet dengan cara menyisir beberapa wilayah dengan kekuatan lima personel, Jumat (10/8/2018).

Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung diharapkan dapat menangkap monyet liar itu untuk kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Penyisiran tersebut dilakukan oleh tim dimulai sejak pagi, hingga terus berlanjut sampai siang.

Baca: Cerita Pelajar SMPN 3 Denpasar Ubah Daun Ketapang Jadi Sumber Listrik, Pulang dari Korsel Bawa Emas

Baca: Mengenal Masjid Bayan Beleq Berusia Sekitar 16 Abad Masih Kokoh Meski Diguncang Gempa

Baca: Warga Dusun Kebaluan Bertahan Hidup Hanya dengan Makan Nasi dan Mie, Ini Penjelasan Jero Mangku

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama mengatakan dalam penyisiran itu, tim tidak berhasil menangkap monyet liar tersebut.

“Sebenarnya monyet sudah berhasil ditulup (disumpit) dengan menggunakan obat bius. Begitu kena monyet lari kedalam jurang. Tim sudah turun menyusuri sungai tapi sayang jurangnya terlalu dalam, sehingga monyetnya tidak kita temukan,” ujarnya Jumat (10/8/2018).

Walaupun demikian, pihaknya menegaskan akan terus melakukan penyisiran hingga tidak ada lagi monyet yang masuk ke perkampungan warga.

Dengan demikian, warga tidak resah dengan keberadaan monyet liar tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, kemungkinan monyet ini berasal dari alam liar, pihaknya juga mengajak agar masyarakat turut menjaga keseimbangan alam sekitarnya.

“Monyet itu akan masuk keperkampungan warga jika kekurangan bahan makanan. Untuk itu, penting untuk tetap melestariakan hutan agar tetap asri,” katanya.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved