Pesawat Dimonim Air Hilang Kontak

Begini Kondisi Jumaidi Bocah yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat, 8 Penumpang Lainnya Meninggal

Jumaidi selamat dalam musibah jatuhnya Pesawat Dimonim Air PK-HVQ di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon.

Begini Kondisi Jumaidi Bocah yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat, 8 Penumpang Lainnya Meninggal
istimewa
Proses evakuasi penumpang dan Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang jatuh di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon, Minggu (12/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TIMIKA - Dari sembilan penumpang yang tercatat berada dalam Pesawat Dimonim Air PK-HVQ, hanya satu orang yang selamat.

Dia adalah Jumaidi, bocah berusia 12 tahun.

Jumaidi selamat dalam musibah jatuhnya Pesawat Dimonim Air PK-HVQ di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon.

Korban mengalami luka patah pada tangan sebelah kanan.

Baca: LIVE STREAMING Indosiar Liga 1 Persija vs PSMS Medan Pukul 16.30 WITA, Awas! Amukan dari Bawah

Baca: LIVE STREAMING SCTV Pukul 20.00 WITA Laga Asian Games Timnas U-23 Indonesia VS Taiwan

Baca: Prediksi Skuat XI Kedua Tim U-23 Indonesia VS Taiwan di Laga Pertama Grup A Cabor Sepak Bola

Jumaidi selamat, kemudian dievakuasi tim SAR gabungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil melalui jalan darat.

"Sementara untuk delapan korban meninggal dunia saat ini masih dalam proses evakuasi," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Minggu (12/8/2018).

Pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, ditemukan hancur di Gunung Menuk, Distrik Aerambakon.

Pesawat tersebut ditemukan tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, Pemda dan masyarakat setempat, Minggu (12/8/2018) pagi sekitar pukul 07.45 WIT dalam keadaan hancur.

Sebelumnya, Pesawat Dimonim Air PK-HVQ, Tipe PAC 750XL milik PT Martha Buana Abadi yang membawa tujuh penumpang hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (11/8/2018).

Pesawat yang dipiloti Kapten Lessie dan Kopilot Wayan Sugiarta bertolak dari Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel pukul 13.50 WITA menuju Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sekitar pukul 13.17 WITA, pilot pesawat sempat melakukan komunikasi dengan pihak Tower Bandara Oksibil.

Pesawat seharusnya sudah mendarat di Bandara Oksibil pukul 13.30 WIT. Namun, hingga pukul 14.00 WITA pesawat tak kunjung mendarat.

Baca: Memaknai Gempa Bumi Berdasar Lontar Palelindon, Mulai dari Kepemimpinan Hingga Introspeksi Diri

Korban selamat :
1. Jumaidi (penumpang)

Korban meninggal dunia :
1. Lessie (Pilot)
2. Wayan Sugiarta (Co Pilot)
3. Sudir Zakana (penumpang)
4. Martina Uropmabin (Penumpang)
5. Hendrikus Kamiw (penumpang)
6. Lidia Kamiw (penumpang)
7. Jamaludin (penumpang)
8. Naimus (penumpang)

Artikel ini Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesawat Dimonim Air Ditemukan, Seorang Anak Selamat"

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help