Timnas U 16 Indonesia

Isu Suporter Malaysia Siapkan Ancaman, Fakhri Singgung Cara Latihan Timnas U-16 di Markas Kopassus

Menanggapi kemungkinan tersebut, pelatih timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, mengaku tak merasa khawatir.

Isu Suporter Malaysia Siapkan Ancaman, Fakhri Singgung Cara Latihan Timnas U-16 di Markas Kopassus
Surya/Sugiharto
Pemain Timnas Indonesia U-16 Amiruddin Bagas Kaffa bersama David Maulana, merangkul kiper Ernando Ari Sutaryadi saat merayakan status juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018) 

TRIBUN-BALI.COM - Seusai menjuarai ajang Piala AFF U-16 2018, timnas U-16 Indonesia telah dinanti kejuaraan berikutnya yang tak lama lagi akan segera digelar, yaitu Piala Asia U-16 2018.

Gelaran Piala Asia U-16 2018 akan digelar di Malaysia pada 20 September hingga 7 Oktober 2018.

Di ajang ini, timnas U-16 Indonesia diprediksi bakal mendapatkan sambutan 'spesial' dari suporter tim tuan rumah.

Pasalnya, selama berlangsungnya Piala AFF U-16 2018 di Gresik dan Sidoarjo, timnas U-16 Malaysia juga selalu mendapatkan tekanan dari suporter Indonesia.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING SCTV, Timnas U-23 Indonesia VS Taiwan, Menguji Peran Lilipaly

Baca: Menanti Pengaruh Ahok untuk Menangkan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Ilmu Hantu Prajurit Kopassus Bikin Prajurit AS Ketakutan hingga Jenderal di Pentagon Keheranan

Bahkan, tekanan dan teror yang dilancarkan suporter Indonesia tak jarang menimbulkan sejumlah kontroversi.

Menanggapi kemungkinan tersebut, pelatih timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, mengaku tak merasa khawatir.

Fakhri Husaini beranggapan bahwa mental para pemainnya sudah terbiasa dalam menghadapi tekanan seperti itu.

"Dalam sepak bola, semacam teror berupa suara itu masih berada dalam batas normal. Untuk kasus Malaysia, itu hanya menjadi masalah di awal saja. Setelah itu, pemain mereka biasa saja," ujar Fakhri.

Kemudian, pelatih asal Aceh ini sedikit berkelakar bahwa para publik tak perlu mengkhawatirkan mental skuat Garuda Asia.

"Saya tidak khawatir, hampir setahun lebih kami belajar dan berlatih di komplek Kopassus. Tentu kami paham atasi teror," katanya dengan nada bercanda.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help