Pilpres 2019

Bela Sikap Andi Arief, Rachland Nashidik Sebut Partainya Telah Dikhianati

Rachland mengatakan sikap Andi Arief terkait pernyataan 'jenderal kardus' dan mahar Rp 500 miliar mewakili suara hati setiap kader Partai Demokrat.

Bela Sikap Andi Arief, Rachland Nashidik Sebut Partainya Telah Dikhianati
Istimewa/via Google Plus
Rachland Nashidik 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah polemik 'jenderal kardus' yang dilontarkan Andi Arief, kini Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik juga memberikan pernyataan terkait koalisi yang telah dijalin partainya dengan Gerindra.

Hal ini diungkapkan Rachland melalui kicauan di akun Twitter miliknya, @RachlandNashidik, Rabu (15/8/2018).

Rachland mengatakan sikap Andi Arief terkait pernyataan 'jenderal kardus' dan mahar Rp 500 miliar mewakili suara hati setiap kader Partai Demokrat.

Rachland pun juga mengatakan alasannya yang kini mendukung Prabowo lewat Demokrat padahal dulu ia kerap mengkritik Ketua Umum Gerindra itu saat pilpres 2009.

Baca : Mahfud MD Ungkap di Balik Batalnya Jadi Cawapres Jokowi, dari Rencana Naik Motor Bareng Sampai CV
 

Ia juga masih mempertanyakan elektabilitas cawapres Prabowo, Sandiaga Uno yang masih kalah dibanding kader Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Rachland juga menyebut bahwa partainya telah dikhianati.

Berikut ini kicauan dari Rachland Nashidik yang dikutip TribunWow.com.

"Di balik realitas politik, yang di atas kertas tak lagi bisa diubah, sikap Andi Arief yang terang-terangan mewakili sebenar-benarnya suara hati setiap kader Demokrat. Dia tidak sendirian.

Dia berkelahi demi kehormatan Partai dan setiap kadernya -- bukan untuk dia pribadi.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved