Nengah Lodra Temukan Benda Purbakala Unik Berisi Serpihan Tulang dan Alat Mirip Kapak

Tatkala sedang membersihkan bagian dinding pematang, Lodra melihat bongkahan batu yang dinilainya unik.

Nengah Lodra Temukan Benda Purbakala Unik Berisi Serpihan Tulang dan Alat Mirip Kapak
Tribun Bali/M. Fredey Mercury
Warga melihat sarkofagus yang ditemukan Nengah Lodra di Subak Dugul, Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut, Selasa (14/8). Sarkofagus yang diduga peninggalan purbakala itu berisi tulang dan benda pipih. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Maksud hati menggarap tanah, Nengah Lodra justru menemukan sebuah batu unik.

Penemuan ini praktis membuat sejumlah warga berduyun-duyun untuk menyaksikan benda yang diduga peninggalan purbakala itu. 

Lodra menjelaskan, pada Sabtu (11/8) sekitar pukul 17.30 Wita itu ia bersama kakaknya Wayan Sumantra sedang membersihkan pematang sawah di Subak Dugul, Banjar Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Tatkala sedang membersihkan bagian dinding pematang, Lodra melihat bongkahan batu yang dinilainya unik.

“Rasa penasaran saya pun muncul, dan akhirnya terus saya gali, hingga kemudian terlihat sebuah bentuk benda secara utuh dengan panjang 100 centimeter dan tinggi sekitar 120 centimeter,”ungkap Lodra, warga Banjar Selat Peken, saat ditemui Selasa (14/8).

Menurut Lodra, benda yang dalam dunia arkeologi dikenal dengan nama sorkafagus itu baru pertama kali ditemukan di wilayah Banjar Selat Peken.

Benda itu merupakan tempat dari batu untuk menyimpan jenazah.

Lodra mengaku sudah melaporkan penemuannya itu kepada kepala dusun dan kepala desa setempat.

Pada Selasa (14/8), pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli mendatangi lokasi untuk meninjau langusung, serta mengangkat sarkofagus itu permukaan.

“Ada sekitar 6 orang dewasa yang ikut mengangkat benda itu ke permukaan. Memang saat dibuka, di dalamnya penuh lumpur. Hanya saja saat dibersihkan, ternyata benda di dalamnya berupa serpihan-serpihan tulang, serta sebuah batu pipih berbentuk persegi mirip seperti kapak. Oleh pihak dinas, benda ini disebut sarkofagus,” tutur Lodra.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved