Pagi Buta, Warga Pesaban Gali 31 Tulang Belulang di Kuburan

Warga Pesaban, Kecamatan Rendang-Karangasem melakukan penggalian tulang belulang di 31 titik di kuburan setempat.

Pagi Buta, Warga Pesaban Gali 31 Tulang Belulang di Kuburan
Istimewa
Dini hari, warga Paseban melakukan penggalian tulang belulang di kuburan, Rabu (13/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga Pesaban, Kecamatan Rendang-Karangasem melakukan penggalian tulang belulang di 31 titik di kuburan setempat. 

Penggalian dilakukan pada Rabu (15/8/2018) sekitar pukul 04.30 Wita, dalam serangkaian ngaben massal yang puncak acaranya akan dilaksanakan pada hari Jumat (17/8).

Setelah digali tulang belulang tersebut ditempatkan pada rompok atau tempat tulang yang disediakan. 

Sedangkan sehari sebelumnya pada hari Selasa (14/8) dilaksanakan upacara  pembersihan sekaligus ngaskara atau pembersihan awal atma. 

Baca : Nengah Lodra Temukan Benda Purbakala Unik Berisi Serpihan Tulang dan Alat Mirip Kapak

Baca : Mahfud MD Ungkap di Balik Batalnya Jadi Cawapres Jokowi, dari Rencana Naik Motor Bareng Sampai CV
 

Bendesa Adat Pesaban,  I Made Sudiarta menuturkan ngaben massal diikuti sekitar 120 peserta.

Dimana warga Desa Adat Pesaban sangat terbuka dan fleksibel dalam melaksanakan upacara ngaben bersama.

"Seandainya ada warga perantauan yang ikut ngaben bersama  akan  diperkenankan asalkan ada pihak keluarga yang mengakuinya," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Ngaben Massal,  I Wayan Sujana mengatakan upacara ngaben bersama yang dilaksanakan warga Desa Adat Pesaban sudah dimulai sejak 12 Juli 2018. Diawali dengan  Ngaturang Piuning di Pura Kahyangan tiga.

"Pada tanggal 14 Agustus dilaksanakan upacara ngaskara pembersihan  sarana yang dipakai dalam upacara, selanjutnya 15 Agutus dilasakan upacara ngebet di kuburan dan puncaknya ngaben bersama dilakaanakan bertepatan dengan HUT RI ke 73," jelasnya. 

Warga Desa Adat Pesaban telah tiga kali melaksanakan upacara ngaben bersama mulai dari tahun 2011, 2015 dan tahun 2018.

Diharapkan ngaben bersama bisa terus dilaksanakan untuk menjaga kebersamaan diantara warga Desa Adat Pesaban. (*) 

Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved