Terpidana Kasus Bali Nine, Renae Lawrence Tak Dapat Remisi Peringatan HUT RI, Ini Alasannya

40 warga binaan di Rutan Kelas IIB Bangli, dipastikan mendapat remisi pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia besok

Terpidana Kasus Bali Nine, Renae Lawrence Tak Dapat Remisi Peringatan HUT RI, Ini Alasannya
Istimewa
Renae Laurence (tengah) saat menerima remisi khusus pada Natal 2017 lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - 40 warga binaan di Rutan Kelas IIB Bangli, dipastikan mendapat remisi pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia besok (hari ini).

Dari sejumlah daftar tersebut, justru tak tercantum nama Renae Lawrence, meski telah menjalani masa hukuman selama 13 tahun.

Kepala Rutan Kelas II B Bangli, Diding Alpian, Kamis (16/8/2018), membenarkan jika salah satu terpidana kasus narkoba Bali Nine itu tidak mendapatkan remisi pada HUT RI ke-73 ini.

Sebab wanita yang telah menjalani hukuman sejak 14 April 2005 itu, sejatinya telah bebas pada bulan Mei lalu setelah mendapatkan remisi terakhir pada saat Hari Raya Natal 2017.

Hanya saja, ada pidana tambahan pengganti (subsider) selama enam bulan atau membayar denda sebesar Rp 1 miliar, dari hukuman selama 20 tahun penjara yang dijatuhkan padanya.

“Karena ia tidak punya dana sebesar Rp 1 Miliar, maka hukuman selama enam bulan itu dijalani. Jadi ditambahkan, dari yang harusnya ia pulang bulan lima, jadi pulang bulan sebelas. Dan masa subsider ini tidak bisa dikurangi, ataupun mendapatkan remisi,” tegas Diding Alpian.

Sebutnya pula, dari total 68 warga binaan, 49 di antaranya diusulkan untuk mendapatkan remisi pada hari kemerdekaan besok.

Walau demikian, hanya 40 usulan yang sudah mendapat persetujuan, sedangkan 9 sisanya dalam proses berjalan menunggu persetujuan menteri.

Dari 40 warga binaan tersebut, imbuh Diding Alpian, 5 orang di antaranya sudah bebas terlebih dahulu, karena mendapat pembebasan bersyarat.

Dan 1 orang warga binaan bernama I Made Adi, kondisinya sama seperti yang dialami Lawrence ini, yakni menjalani masa subsider selama 3 bulan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved