Dunia Sekala dan Niskala dalam Garapan Wayang Listrik

Jika kau menonton pementasan ini, maka kau akan merasa dirimu ikut terlibat didalamnya.

Dunia Sekala dan Niskala dalam Garapan Wayang Listrik
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Gelar Seni Teater Transisi Wayang Listrik, bertajuk Dasa Nama Kerta dari sanggar Paripurna Desa Bona Blahbatuh di Kalangan Ayodya Art Center dalam gelaran Bali Mandara Mahalango V, Sabtu (18/8/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jika kau menonton pementasan ini, maka kau akan merasa dirimu ikut terlibat didalamnya.

Kau akan merasa bahwa dirimulah salah satu dari pemeran dalam pementasan ini.

Kisah ini diangkat dari Lontar Siwa tatwa yang digarap di atas panggung dengan menggabungkan unsur tradisi dengan multimedia.

Garapan ini diberinama Seni Teater Transisi Wayang Listrik dengan menggunakan judul "Dasa Nama Kerta" oleh Sanggar Paripurna Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar.

Dipentaskan dalam Bali Mandara Mahalango V, Sabtu (18/8/2018) di Kalangan Ayodya, Art Center.

Cerita bermula saat jatuh Rare Kumara jatuh dan terluka.

Darah menetes, lalu Dewi Uma sakti (istri) dari Dewa Siwa menjilati darah yang keluar.

Sebagai seorang dewa hal itu tidak pantas hingga Dewi Uma dikutik oleh Dewa Siwa menjadi Dewi Durga.

Dewi Durga turun ke dunia dan menjadi penguasa alam dedemit.

Pada suatu hari, Dewa Siwa rindu pada Dewi Uma yang telah menjadi Dewi Durga.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved