Evaluasi Pemain Usai Laga Uji Coba Bali United U-19 Lawan Undiksha FC

Evaluasi Bali United U-19 setelah melakukan laga uji coba melawan Undiksha FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Evaluasi Pemain Usai Laga Uji Coba Bali United U-19 Lawan Undiksha FC
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Laga Uji Coba Bali United U-19 melawan Undiksha FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (18/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Evaluasi Bali United  U-19 setelah melakukan laga uji coba melawan Undiksha FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (18/8/2018).

Saat Bali United U-19 melakukan uji coba melawan Undiksha FC, Bali United U-19 membagi tim menjadi dua yaitu tim 1 dan tim 2.

Pelatih Bali United U-19, Wayan Arsana menjelaskan, laga uji coba melawan tim liga 3 tersebut sudah berjalan dengan bagus, namun ia merasa masih ada beberapa pemain yang butuh banyak belajar.

“Ini bagus ya game malam ini, jadi situasi stadion tentu sangat berbeda. Di sini kelihatan beberapa pemain secara mental masih butuh banyak belajar, karena tadi beberapa pemain kami rotasi, ada yang di tim satu ke tim dua, tim dua ke tim satu, jadi mereka seperti butuh penyesuaian. Hasil tetap bukan tujuan kami ya, tapi yang jelas latihan kami terakhir skoring dari tengah dan dari pinggir, proses gol itu semuanya melalui proses latihan yang dua minggu terakhir ini, jadi itu yang kami pingin dapatkan dari sesi game ini,“ ucapnya.

Ia pun mengatakan, rotasi merupakan satu di antara hal yang perlu diperbaiki kedepannya, selain itu tim satu dan tim dua yang memiliki perbedaan menjadi PR untuk segera diperbaiki.

“Tentu nanti kedepannya mungkin rotasi salah satunya. Mereka bermain 45 menit semestinya mereka bisa lebih berenergi ketimbang lawan yang bermain hampir 60 atau 70 menit. Di sini ada sedikit  perbedaan dari tim 1 ke tim 2, saya lihat di tim 2 ini seperti belum ada leader yang menggerakkan tim itu, beda dengan yang di tim 1 yang sudah memang ada beberapa pemain yang berpengalaman untuk menjadi seorang leader di dalam tim. Ini PR yang harus segera kami perbaiki karena pingin kedua tim yang kami siapkan ini nantinya benar-benar tidak perbedaannya jauh kelihatan dari itu,“ paparnya.

Pemain Bali United U-19, Syarifuddin yang berada di posisi gelandang bertahan di tim 2 mendapat sorotan dari Arsana, karena pemain tersebut mendapatkan kartu merah saat laga uji coba tersebut.

Ia mengatakan bahwa itu akan menjadi pelajaran berharga untuk para pemain.

“Syarifudin mendapatkan kartu merah tadi, ini juga menjadi pelajaran untuk semua pemain. Padahal kami sudah selalu mengingatkan dan mewanti-wanti dalam latihan juga bahwa kami pingin agresif defending adalah  defending yang benar-benar smart, benar-benar bersih tanpa harus melakukan pelanggaran. Tapi tadi nyatanya dia sampai dapat kartu merah, ini pelajaran untuk dia dan pelajaran untuk pemain lainnya juga, bahwa kalau melakukan negatif defending tentu akan merugikan dirinya dan merugikan tim itu sendiri,“ jelasnya.

Arsana mengatakan, untuk minggu depan Bali United U-19 akan mulai berlatih defending dan berlanjut ke Transisi Positif.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved