Gempa Bumi Terjadi Minggu (19/8) Siang hingga Malam Tewaskan 1 Orang, Goncangan Terasa Berkali-kali

Gempa Bumi Terjadi Minggu (19/8) Siang hingga Malam Tewaskan 1 Orang, Goncangan Terasa Berkali-kali

Gempa Bumi Terjadi Minggu (19/8) Siang hingga Malam Tewaskan 1 Orang, Goncangan Terasa Berkali-kali
bmkg
Dari catatan BMKG, pusat gempa berkekuatan 7,0 magnitudo terjadi Minggu (19/8), pukul 22.56 WITA. 

TRIBUN-BALI.COM - Gempa besar berkekuatan 7.0 SR, Minggu (19/8) pukul 22:56:27 WITA terjadi di Sumbawa Lombok Timur. Kedalaman gempa 10 Km.

Kekuatan gempa dirasakan di Mataram II SIG-BMKG(IV MMI), di Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Bima, Besakih dan Sumbawa Besar II SIG-BMKG (III MMI), di Denpasar, Waingapu dan Jimbaran I SIG-BMKG (II MMI).

Pusat gempa berada pada koordinat 8.28 Lintang Selatan dan 116.71 Bujur Timur atau pada 30 km timur laut Lombok Timur, Nusa TenggarT Barat.

Informasi dari BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami. Meski begitu masyarakat sempat panik berlarian keluar dari dalam rumah. Mereka saling menghubungi keluarganya melalui pesawat selular.

Sebelumnya, gempa susulan dengan kekuatan 6,5 SR yang mengguncang Lombok pada 19/8/2018 pukul 12.06 WITA telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Pusat gempa berada di darat sehingga menimbulkan guncangan keras di Lombok Timur yang paling dekat pusat gempa.

Berdasarkan data sementara yang dapat dihimpun sampai dengan pukul 22.00 Wita sebagai berikut :

- 1 orang meninggal dunia akibat kaget saat guncangan keras kemudian meninggal dunia. Korban a.n Hj. Ruspiadin warga Dusun Lebak Lauk Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Kemungkinan korban meninggal akibat serangan jantung karena kaget merasakan guncangan gempa yang keras. Korban juga trauma dengan gempa.

- Satu orang mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng rumah a.n. Putradi (16 th, Islam, Pelajar SMKN 1 Selong, alamat Dusun. Karang Anyar Tengak Desa. Mamben Lauk Kec. Wanasaba Kab. Lombok Timur).

- Kerusakan rumah: 97 unit rusak berat (RB) dan 35 unit rusak ringan (RR).

- Kerusakan kantor dan beberapa masjid. Seperto Masjid Al-Khaerat, Desa Poto Tano, Kec. Poto Tano, Kab. Sumbawa Barat mengalami rusak pada sebagian atap masjid dan keramik yang menempel di tembok dekat mimbar jatuh/rontok.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Laelani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved