Sejarah Paspampres Indonesia, Berawal dari Kesuksesan Operasi Senyap Delapan Perisai Hidup Soekarno

Kehadiran pengawal presiden menjadi vital bagi sebuah negara. Maklum, pasukan ini adalah tameng terakhir nyawa presiden

Sejarah Paspampres Indonesia, Berawal dari Kesuksesan Operasi Senyap Delapan Perisai Hidup Soekarno
montase: Dok. Soekotjo via VIK, Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado  
Presiden Soekarno didampingi pengawal (kiri), dan Serda Ambar, Paspampres mengawal Presiden Joko Widodo (kanan).  

TRIBUN-BALI.COM - Kehadiran pengawal presiden menjadi vital bagi sebuah negara.

Maklum, pasukan ini adalah tameng terakhir nyawa presiden.

Keberadaan presiden atau kepala negara sendiri disebut sebagai simbol masih berdirinya negara. 

Di Indonesia, pasukan ini disebut Paspampres atau Pasukan Pengamanan Presiden.

Nah, sejarah berdirinya Paspampres ternyata tak lepas dari perjalanan kereta api yang dilakukan Presiden pertama RI, Soekarno.

Semua bermula pada 3 Januari 1946, ketika Bung Karno bersama keluarganya, menaiki sebuah kereta api luar biasa dari Jakarta menuju Jogjakarta.

Dicukil dari buku 70 Tahun Paspampres, ada pula Wapres Mohammad Hatta, dan jajaran menteri, staff, dan keluarga mereka.

Perjalanan kereta ini ternyata di luar jadwal kereta yang ada.

Perjalanannya dirahasiakan, pengamanan dilakukan ekstra ketat.

Tak hanya di dalam kereta, pengamanan juga dilakukan di jalur jalan raya yang bersinggungan dengan jalur kereta.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved