Kunjungan Wisatawan ke Denpasar Kalah dengan Ubud

Fraksi Hanura dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III menyoroti jumlah kunjungan pariwisata ke Denpasar

Kunjungan Wisatawan ke Denpasar Kalah dengan Ubud
Tribun Bali/Putu Supartika
Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III di Ruang Sidang DPRD Kota Denpasar, Senin (27/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fraksi Hanura dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III di Ruang Sidang DPRD Kota Denpasar, Senin (27/8/2018), menyoroti jumlah kunjungan pariwisata ke Denpasar lebih rendah dari Ubud.

"Perlu kami sampaikan informasi yang kami dapat bahwa kunjungan wisatawan yang datang ke Bali, kita masih kalah dengan Gianyar/Ubud yaitu 11 persen, sedangkan Denpasar 7 persen," kata I Gede Made Arya Jembawan yang membacakan pandangan umum Fraksi Hanura dalam rapat tersebut.

Dengan adanya tambahan dana sebesar tiga setengah miliar rupiah lebih, pihaknya berharap agar Dinas Pariwisata Kota Denpasar lebih gencar melakukan promosi pariwisata dengan menonjolkan budaya dan adat yang ada.

"Jangan hanya di dalam negeri saja, saudara butuh mencari perbandingan minimal di negara tetangga, bila perlu Eropa seperti apa yang dilakukan oleh Kadis Pariwisata lain," imbuhnya.

Apabila kedatangan wisatawan asing maupun lokal menurun, akan sangat berdampak pada Pendapatan Daerah.

Selain itu, dari Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan oleh Eko Supriadi, mendorong Dinas Pariwisata Kota Denpasar untuk mengembangkan destinasi wisata baru di Kota Denpasar.

"Salah satunya di kawasan pesisir Denpasar Selatan, yang mana terdapat dataran berupa pantai dari tanah timbul dengan luas yang mencukupi apabila dikembangkan sebagai objek wisata dengan konsep ekowisata berbasis masyarakat," kata Eko. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved