Bali Paradise

Kampung Musikal Desa Dusun Tawarkan Museum Musik dengan 15 Spot Menarik

Sejak didirikan 17 Agustus 2018 lalu, Kampung Musikal Desa Dusun menghadirkan museum musik dengan 15 spot menarik

Kampung Musikal Desa Dusun Tawarkan Museum Musik dengan 15 Spot Menarik
Tribun Bali/Karsiani Putri
Bermain Bersama - Nungki Yahya beserta tour guide dan pengunjung tengah bermain alat musik di salah satu spot yang ada di Kampung Musikal Desa Dusun, Denpasar, Bali, Minggu (2/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Sejak didirikan 17 Agustus 2018 lalu, Kampung Musikal Desa Dusun yang digagas oleh sepasang suami istri Rico Yahya dan Nungki Yahya ini, hadirkan museum musik dengan 15 spot menarik di dalamnya.

Berlokasi di Jalan Noja Ayung No 6, Denpasar, Bali, Kampung Musikal Desa Dusun mengajak pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan spot-spot yang menghadirkan alat musik dari dalam maupun luar Negeri.

“Dalam dua sampai tiga jam, pengunjung sudah bisa menikmati 15 spot yang dihadirkan di Kampung Musikal Desa Dusun. Ada alat musik, teater kecil, panggung wayang, bengkel, dan Warung Ki Hujan. Pengunjung juga bisa istirahat dan menikmati suasana di sana yang diiringi suara seruling dan di sesi akhir ada mandi suara,” ucap Nungki Yahya.

Menghadirkan kurang lebih sebanyak 50an alat musik, Kampung Musikal Desa Dusun mengajak pengunjung untuk lebih mengenal berbagai alat musik dari berbagai daerah.

Setiap hari akan dibagi menjadi tiga sesi yang dimulai dari pukul 11.00 WITA, 13.00 WITA, 15.00 WITA, dan di setiap sesi akan didampingi oleh tour guide.

“Ini agar pengunjung yang datang bisa mengetahui lebih lengkap mengenai informasi dari spot-spot dan juga bisa dituntun dalam memainkan beberapa alat musik di sini. Saya harapkan dengan didirikannya Kampung Musikal, musik Indonesia makin dicintai, karena musik indo indah dan perlu digali lebih dalam,” ungkapnya pada Minggu (2/9/2018).

Untuk dapat menikmati suasana di Kampung Musikal Desa Dusun ini, pengunjung cukup membayar Rp 60 ribu untuk dewasa dan Rp 30 ribu untuk anak-anak.

Namun, selama bulan September ini sedang diadakan promo September Ceria, di mana dalam promo ini pengunjung cukup membayar Rp 60 ribu dan sudah langsung mendapatkan free akses masuk, tea stop, soto mie, dan ice tea.

Serta ada juga diskon sebesar 50 persen apabila tanpa makan dan minum, di mana pengunjung hanya membayar Rp 30 ribu bagi pengunjung dewasa dan Rp 15 ribu bagi pengunjung anak-anak.

Selain menawarkan spot-spot menarik, pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi mengenai alat musik yang dipamerkan di dalam Kampung Musikal Desa Dusun tersebut. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved