Nyawa Putu Rawiti Tak Tertolong Setelah Hantam Mobil Hardtop di Jalan Raya Singaraja-Lovina

Putu Rawiti (30), tewas setelah motor yang ia tunggangi menghantam mobil Toyota Hardtop dari arah yang berlawanan.

Nyawa Putu Rawiti Tak Tertolong Setelah Hantam Mobil Hardtop di Jalan Raya Singaraja-Lovina
Istimewa
Unit Laka Polres Buleleng melihat kondisi jenazah Rawiti di UGD RS Paramasidhi Singaraja, Sabtu (9/1/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Putu Rawiti (30), tewas setelah motor yang ia tunggangi menghantam mobil Toyota Hardtop dari arah yang berlawanan.

Kecelakaan terjadi di Kilometer 7.500 Jalan raya Singaraja-Lovina, tepatnya di Banjar Dinas Munduk, Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Sabtu (1/9) sekira pukul 22.00 Wita.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah, saat dikonfirmasi Minggu (2/9) mengatakan,  Saat itu, motor Honda Grand DK 3130 UL yang dikendarai oleh korban melaju dari arah barat menuju ke timur.

Saat melintas di lokasi kejadian, muncul Toyota Hardtop R 411 DA dari arah berlawanan.

Mobil yang dikemudikan Pande Putu Gede Suwanfa (40) yang membawa istri dan dua anaknya itu bermaksud ingin belok ke kanan. Saat mobil berbelok, kecelakaan pun terjadi.

Rawiti tidak mampu mengontrol laju kendaraanya sehingga motor yang ditunggangi menghantam bagian kiri mobil.

Akibat kejadian ini, petani asal Banjar Dinas Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini mengalami patah tulang di bagian tangan kanan, di bagian paha kanan, dan di baguan betis kiri.

Juga ditemukan luka lecet dibagian pinggang kanan dan pelipis kanan.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha melarikan  pria malang itu ke Rumah Sakit Umum Paramasidhi, Singaraja. Namun sesampainya di rumah sakit, korban Rawiti dinyatakan telah meninggal dunia.

"Saat kejadian, pengedara sepeda motor (Rawiti) memang tidak mengenakan helm dan tidak membawa SIM. Kejadian terjadi saat mobil Hardtop hendak belok ke kanan. Saat berbelok, pengendara mobil juga tidak memperhatikan arus lalu lintas, sehingga kecelakaan ini terjadi," jelas AKP Diah.

Imbuh AKP Diah, saat ini jenazah Rawiti telah disemayamkan di rumah duka. Sementara pengemudi mobil telah diamankan untuk dimintai keterangannya di Mapolres Buleleng.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Polres Buleleng. Pengemudi mobil sudah kami amankan untuk dimintai keterangan," tutupnya. (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved