Populasi Anjing di Sukawati Masuk Zona Merah, dari 70 Ribu Ekor di Gianyar Baru 64,2% Divaksinasi

Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mencatat setiap tahun populasi anjing meningkat dari tiga persen hingga lima persen

Populasi Anjing di Sukawati Masuk Zona Merah, dari 70 Ribu Ekor di Gianyar Baru 64,2% Divaksinasi
Infografis Tribun Bali

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mencatat setiap tahun populasi anjing meningkat dari tiga persen hingga lima persen.

Ada lima daerah yang populasi anjing membeludak atau masuk zona merah, paling parah berada di Sukawati.

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar hingga September 2018, populasi anjing di Gianyar mencapai 70 ribu.

Kondisi semakin memperihatinkan, lantaran vaksinasi baru bisa dilakukan 64,2 persen anjing yang terdata.

Dari 70 ribu ekor anjing yang terdata, kawasan yang mendapatkan peringkat merah, berada di Kecamatan Blahbatuh, Tegalalang, Gianyar, Sukawati, dan Tampaksiring.

Dari lima daerah ini, populasi anjing terbesar yang dipelihara maupun hidup secara liar berada di Sukawati yakni sebanyak 16 ribu ekor.

Faktor penyebab membeludaknya populasi anjing, lantaran di kawasan tersebut kerap terjadi pembuangan anjing.

Kondisi ini mengancam terjadinya penyebaran rabies secara masif di suatu daerah, jika masyarakat tidak berhenti membuang anjing.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Distanak Gianyar, Ngakan Putu Readi tidak menampik data tersebut.

Namun menurut dia, jumlah 70 ribu itu hanya anjing baru berhasil didata.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved