Jelang IMF-World Bank, Ratusan Unit Kendaraan Dilakukan Cek Kelayakan 

Sejumlah kendaraan mulai dari roda dua, roda empat, hingga roda enam tampak berjajar rapi di Lapangan Kapten Muditha

Jelang IMF-World Bank, Ratusan Unit Kendaraan Dilakukan Cek Kelayakan 
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kapolres Bangli saat melakukan pengecekan terhadap sejumlah sarana prasarana, Rabu (5/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah kendaraan mulai dari roda dua, roda empat, hingga roda enam tampak berjajar rapi di Lapangan Kapten Muditha, Rabu (5/9/2018).

Oleh pihak kepolisian, kendaraan tersebut diperiksa kelayakannya mulai dari starter mesin, sirine, klakson, hingga pengait, Rabu (5/9/2018).

Kapolres Bangli, AKBP Agus Tri Waluyo, menjelaskan jika pemeriksaan sarana dan prasarana yang dilakukan pihaknya adalah untuk kesiapan, utamanya dari sarana prasarana serta personel sebagai operator sarana tersebut, jelang perhelatan IMF-World Bank yang dijadwalkan pada bulan Oktober 2018 mendatang.

“Jika dalam hal sarana prasarana siap, berikut dengan yang mengawaki, tentunya mampu menunjang kegiatan yang melibatkan 83 negara tersebut,” ujarnya.

Pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana, sambung AKBP Agus, melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas SatpolPP dan Damkar, Dinas Kesehatan, serta BPBD Bangli.

Pemeriksaan meliputi 417 unit kendaraan, di antaranya 372 unit kendaraan roda dua, 38 unit kendaraan roda empat, dan 7 unit kendaraan roda enam.

“Walaupun pelaksanaan pokok kegiatan ada di Nusa Dua, tapi pre-programme berkaitan dengan delegasi-delegasi akan dilaksanakan di wilayah Bangli, dengan tujuan pariwisata. Apakah Penglipuran, objek wisata di Kintamani, atau lainnya. Pengecekan ini bagian dari antisipasi kesiapan menyambut IMF, sehingga tidak ada lagi pola jika ada kejadian baru siap,” tegasnya.

Selain melakukan kesiapan terhadap kendaraan, pihaknya juga melakukan inventarisasi terhadap senjata serta alat komunikasi lain.

Terhadap alat komunikasi berupa HT tersebut, nantinya akan dibagikan pada masing-masing petugas yang melaksanakan kegiatan pengamanan.

Disinggung terkait kerusakan, AKBP Agus membenarkan jika ditemukan beberapa kerusakan pada sejumlah kendaraan.

Seperti sirine yang kusam, hingga kerusakan kategori berat pada roda dua.

“Untuk kerusakan tersebut akan segera kami upayakan perbaikan,” ucapnya.

Menambahkan, Wakapolres Bangli, Kompol I Ketut Gelgel mengatakan, pengamanan terhadap peserta IMF-World Bank wajib dilakukan, lantaran merupakan tamu penting delegasi dari berbagai negara, dengan jumlah delegasi mencapai puluhan ribu orang.

Pentingnya pengamanan menurut dia, mampu menumbuhkan kepercayaan para tamu, sehingga berujung pada pertumbuhan ekonomi dan investasi.

“Sudah barang tentu hal ini berkaitan pula dengan kesejahteraan masyarakat juga,” tandasnya.(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help