Bali Paradise

Menikmati 30 Varian Rasa Rujak di Warung Rujak Bali

Bagi kamu yang ingin mencoba varian lain dengan berbagai rasa, coba mampir ke Warung Rujak Bali

Menikmati 30 Varian Rasa Rujak di Warung Rujak Bali
Tribun Bali/Karsiani Putri
Banyak Pilihan - Pegawai Warung Rujak Bali cabang Panjer tengah berfoto dengan membawa salah satu dari banyak menu yang ditawarkan Warung Rujak Bali, Rabu (5/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Rujak biasanya identik dengan pilihan rujak gula, asem, dan cuka.

Bagi kamu yang ingin mencoba varian lain dengan berbagai rasa, coba mampir ke Warung Rujak Bali yang menyediakan lebih dari 30 pilihan rujak ini.

Varian rujak yang dihadirkan antara lain rujak kuah pindang, rujak serut sere metunu, rujak poh bulung ijo, rujak boni, rujak batu-batu, dan masih banyak pilihan lainnya.

Kisaran harga yang ditawarkan di Warung Rujak Bali ini mulai dari Rp 6 ribu sampai dengan Rp 15 ribu, ini artinya harga yang ditawarkan tidak akan membuat kantong kamu jebol.

“Warung kami berkonsepkan resto namun memiliki harga kaki lima, dan menu yang kami tawarkan adalah menu-menu masakan khas Bali,” ucap Kepala Cabang Rujak Bali Panjer, Catur Timothy.

Untuk rujak kuah pindang dijual dengan harga Rp 6 ribu, rujak serut sere metunu Rp 6 ribu, rujak poh bulung ijo Rp 7 ribu, rujak boni Rp 7 ribu, dan rujak batu batu Rp 7 ribu.

Tidak hanya menu rujak, Warung Rujak Bali juga menghadirkan menu khas Bali lainnya seperti es daluman gula bali, tipat kuah bali, nasi goreng bali, dan masih banyak menu yang bercitarasakan Bali.

Warung Rujak Bali yang didirikan oleh Adi Negara ini memiliki lima cabang yaitu Rujak Bali Jebak, Rujak Bali Tiara Dewata, Rujak Bali Imbo Monang Maning, Rujak Bali Chipo Pemongan, dan Rujak Bali Panjer.

Untuk menu rujak yang menjadi favorit adalh rujak kuah pindang dan spesialis sere metunu.

Warung Rujak Bali bisa menjual sampai 50 porsi rujak tersebut dalam sehari, sedangkan saat weekend untuk keseluruhan menu rujak yang disediakan bisa laku terjual sampai dengan 100an porsi.

“Dengan banyaknya menu atau varian rujak, kami sering memberitahukan kepada pengunjung untuk lebih bersabar apabila warung sedang ramai, karena kami di sini tidak menggunakan bahan jadi atau instan. Kami usahakan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan tercepat untuk menyajikan rujak yang fresh dan rasa yang enak,” ujar Catur ketika ditemui di Warung Rujak Bali Cabang Panjer, Denpasar, Bali, Rabu (5/9/2018). (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved