BPJS Ketenagakerjaan Bersama Kejaksaan Ingatkan Perusahaan yang Menunggak Iuran

BPJS Ketenagakerjaan terus mengingatkan perusahaan, agar tidak sampai menunggak iuran

BPJS Ketenagakerjaan Bersama Kejaksaan Ingatkan Perusahaan yang Menunggak Iuran
Istimewa
Suasana rapat koordinasi BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejaksaan se-Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (12/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – BPJS Ketenagakerjaan terus mengingatkan perusahaan agar tidak sampai menunggak iuran.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejaksaan se-Bali 2018 di Denpasar.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banuspa, M. Yamin Pahlevi, menjelaskan kerja sama dengan kejaksaan, khususnya di Bali guna mengefektifkan upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas kepesertaan perusahaan.

“Jadi kami telah memberikan surat kuasa khusus ke kejaksaan, terkait dengan penyelesaian piutang iuran,” katanya, Rabu (12/9/2018).

Lanjutnya, ada 3 kategori yang difokuskan BPJS Ketenagakerjaan.

Pertama, perusahaan sudah wajib tapi belum daftar. 

Kedua, perusahaan sudah daftar, tapi baru sebagian tenaga kerja, program, atau upahnya. 

Kemudian ketiga, perusahaan sudah lengkap tapi menunggak iuran.

“Nah kami konsen kepada perusahaan yang menunggak iuran ini,” tegasnya.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved