Foto Bule Jongkok Diatas Pelinggih Viral, Begini Penjelasan Polisi

Postingan akun instagram tony.jarvi itu menunai banyak komentar yang mengecam perilaku tak beretika bule tersebut

Foto Bule Jongkok Diatas Pelinggih Viral, Begini Penjelasan Polisi
Instagram/tony.jarvi
Postingan tony.jarvi 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Beredar foto di media sosial Instagram seorang wisatawan mancanegara yang naik kemudian berfoto dengan gaya jongkok ke sebuah Pelinggih (diperkirakan Pura Beji Kauh, red) yang terletak di areal sebelah barat Pura Batukaru di daerah Wangaya, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (12/9/2018).

Sontak, postingan akun instagram tony.jarvi itu menunai banyak komentar yang mengecam perilaku tak beretika bule tersebut.

Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya menyatakan bahwa informasi lokasi tempat bule berfoto itu di salah satu pelinggih yang terletak sekitar 100 meter dari Pura Batukaru.

Baca: Setelah Live Facebook, Ibu Muda ini Akhirnya Lakukan Aksi Bunuh Diri Bareng Anaknya

Baca: Heboh, Bayi Perempuan Dibuang di Perum Pondok Mutiara, Ditaruh Dalam Tas Kertas

Hanya saja, dirinya belum berani memastikan kebenaran pengambilan foto tersebut.

"Iya benar tempat bule fotonya disana di sebuah pelinggih yang terletak di Pura Batukaru," ujar AKP Mastra, Jumat (12/9/2018).

Postingan tony.jarvi.
Postingan tony.jarvi. (Instagram/tony.jarvi)

Dia menegaskan, untuk kebenaran pengambilan foto, akan bisa dipastikan besok (13/9/2018), semua elemen yang terkait atau yang bertanggung jawab dengan kunjungan tamu ke obyek Pura Batukaru akan dikumpulkan oleh pihak kepolisian.

Baca: Puluhan Siswa SMA Saraswati Kesurupan, Jro Mangku Ungkap Ada Permintaan ini

Baca: Suami Tikam Istri Hingga Tewas Lalu Siram Cairan ini Dihadapan Putranya, Sang Anak Teriak Begini

"Besok pagi akan kami kumpulkan semua pengurus dan karyawan yang bertanggung jawab dengan kunjungan tamu-tamu (wisatawan) ke obyek Pura Batukaru untuk menggali lebih dalam informasi yang beredar ini," tegas Mastra.

Selain itu, kata dia, apakah dia didampingi pemandu atau tidak akan ditelusuri lebih lanjut untuk kepastiannya.

Karena, dilihat dari pakaian yang digunakan wisatawan tersebut lengkap dengan udeng dan kamben.

"Nah ini, karena dia (wisatawan, red) kelihatan menggunakan pakaian adat seperti udeng dan kamben. Jadi ini ada yang memberi," katanya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help