Kail Wayan Merta Tersangkut Potongan Kayu, Ini Jawaban Camat Denpasar Selatan

Dengan sekuat tenaga, ia melempar kail pancing yang berisi hiasan kodok jauh ke tengah sungai. Airnya pun berbau dan kehijauan.

Kail Wayan Merta Tersangkut Potongan Kayu, Ini Jawaban Camat Denpasar Selatan
TRIBUN BALI/PUTU SUPARTIKA
Seorang pemancing terlihat menunggu kailnya disantap ikan di tengah kondisi kepungan sampah di Sungai Taman Pancing Pemogan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rabu (12/9/2018) sore, Wayan Merta duduk menyendiri di barat Sungai Taman Pancing Pemogan.

Dengan sekuat tenaga, ia melempar kail pancing yang berisi hiasan kodok jauh ke tengah sungai.

Setelah itu, ia menarik kail itu dan kembali melemparkannya jauh ke tengah sungai.

Sesekali kail pancingnya tersangkut pada potongan kayu atau sampah yang menumpuk di pinggir sungai.

"Airnya surut ini, jadi sampahnya naik semua. Mancing pun susah, agak sulit karena sampah banyak di pinggir," kata pria yang bekerja di bengkel ini.

Ya, di depan tempat duduknya, hampir seperempat badan sungai mengalami pendangkalan.

Dan di atas endapan tersebut, menumpuk berbagai jenis sampah, mulai dari potongan kayu, plastik, maupun botol bekas.

Airnya pun berbau dan kehijauan.

"Dari tiga hari yang lalu airnya surut. Biasanya tak perlu melempar kail jauh-jauh saat memancing," kata pria yang mengaku sering memancing di tempat ini dan tinggal di Pedungan.

Tak hanya Wayan Merta, beberapa pemancing lain juga harus melempar kailnya jauh ke tengah sungai.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved