"The Hobbit" Flores Punah 46.000 Tahun Lalu, Benarkah Karena Letusan Gunung? Ini Kata Peneliti

Sekitar 190.000 hingga 50.000 tahun lalu, diperkirakan ada spesies manusia kerdil yang tinggal di Flores

Susan Haves/University of Wollongong via KOMPAS.com
Rekonstruksi wajah manusia Flores atau The Hobbit. 

TRIBUN-BALI.COM - Sekitar 190.000 hingga 50.000 tahun lalu, diperkirakan ada spesies manusia kerdil yang tinggal di Flores.

Dengan tinggi hanya sekitar 1,1 meter, spesies ini kemudian dijuluki sebagai The Hobbit.

Ketika pertama kali ditemukan pada tahun 2003 di sebuah gua, spesies yang diberi nama Homo floresiensis itu segera menyedot atensi dunia.

Berbagai pertanyaan kemudian muncul mengikuti penemuannya.

Mulai dari apakah Homo floresiensis merupakan spesies yang berbeda atau hanya sekelompok manusia yang luar biasa kecil, bagaimana mereka bisa sampai ke Flores, dan tentu saja pertanyaan terbesar yang belum terjawab adalah mengapa spesies ini punah.

Tim peneliti internasional mengajukan alasan di balik punahnya Homo floresiensis berdasarkan hasil penelitian terbaru.

Tim itu menyebut bahwa The Hobbit punah karena letusan gunung berapi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Human Evolution ini meneliti komposisi fauna dan artefak lain yang ditemukan di Flores sekitar 190.000 tahun yang lalu, termasuk di antaranya adalah ribuan tulang hewan dan peralatan batu.

Analisis ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai apa yang terjadi di pulau Flores.

Mulai dari jenis binatang serta manusia yang tinggal di sana serta bagaimana melimpah jumlah mereka.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved