14 Personel Basarnas Disiagakan untuk Waspadai Peningkatan Aktivitas Gunung Agung

Badan SAR Nasional (Basarnas) masih tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Agung.

14 Personel Basarnas Disiagakan untuk Waspadai Peningkatan Aktivitas Gunung Agung
Istimewa / PVMBG
Gunung Agung (18/7/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan SAR Nasional (Basarnas) masih tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Agung.

Kepala Badan SAR Kantor Denpasar, I Ketut Gede Ardana mengatakan, hingga saat ini menyiagakan 14 personil di dekat wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung.

“Setiap hari ada 14 personil yang berjaga dengan dua truk, di Balai Banjar Pesangkan,” kata Ardana di sela-sela Rapat Koordinasi SAR daerah di Prime Plaza Sanur Hotel, Denpasar, Rabu (12/9/2018).

Basarnas melaksanakan rapat koordinasi daerah bertujuan meningkatkan sinergi dan koordinasi diantara stakeholder, yang saat ini menjadi perhatian di Bali terutama terkait aktifnya Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, yang sampai saat ini masih berstatus siaga.

“Karena kita tidak tahu kapan dan di mana akan terjadi peningkatan aktivitas, sehingga untuk meningkatkan kesiapsiagaan inilah perlu dilaksanakan forum rapat koordinasi SAR daerah ini,” ujarnya.

Setelah visi misi disatukan, lanjut Ardana, sehingga pada saat kejadian tidak lagi seperti tahun-tahun yang lalu seperti masih ada personil yang panik, grogi, dan bingung tidak jelas.

Menurutnya, paling tidak dengan koordinasi yang baik dapat memperkecil jumlah korban bencana.

“Kalau betul Gunung Agung (meletus) sesuai kehendak Beliau, kita sudah siapkan dari sisi personil, peralatan sehingga pelaksanaan kemana dibawa pada saat kejadian, kita sudah mapping semua,” ungkapnya.

Selain Gunung Agung, yang menjadi fokus Basarnas adalah penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, dan Padang Bai-Lembar.

“Ini yang terus kita adakan pemantauan. Kita tempatkan di Gilimanuk satu tim personil untuk memantau di sana,” ucapnya.

Plt. Kepala BPBD Provinsi Bali, Dewa Putu Mantera, mengatakan, Pemprov Bali mendukung kegiatan pencarian korban dalam bencana yang dipimpin Basarnas, setiap ada bencana apapun itu baik Erupsi Gunung Agung maupun gempa termasuk tsunami.

“BPBD Bali sangat siap sampai dengan sarana dan prasarananya juga, termasuk SDM 24 jam kita siap,” tegasnya.

Mantera mengatakan untuk penambahan personil BPBD di sekitar KRB Gunung Agung nantinya tergantung perintah pimpinan.

“Kita manfaatkan SDM yang ada dan kita maksimalkan itu dulu,” imbuhnya. (*)

VIDEO PILIHAN: Mayat Bayi Ditemukan Terbungkus dan Tertanam di Padangsambian

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved