Apa Itu Sindrom Ovarium Polikistik yang Berpengaruh pada Kehamilan dan Bagaimana Gejalanya?

Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah kondisi hormonal yang mempengaruhi wanita di usia suburnya

Apa Itu Sindrom Ovarium Polikistik yang Berpengaruh pada Kehamilan dan Bagaimana Gejalanya?
zeenews.india.com via Grid.ID
5 gejala PCOS yang pantang kamu abaikan 

Laporan Wartawan Grid.ID, Andriana Oky

TRIBUN-BALI.COM - Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah kondisi hormonal yang mempengaruhi wanita di usia suburnya.

Meski sindrom ovarium polikistik ini dapat didiagnosis, tapi beberapa gejalanya sering diabaikan hingga seorang wanita berencana untuk hamil.

Sekitar 75 persen wanita dengan sindrom ovarium polikistik ini berjuang untuk hamil.

Singkatnya sindrom ovarium polikistik ini memengaruhi kemampuan hamil seorang wanita atau mengganggu kesuburan wanita yang masih berusia muda.

Untuk itu, penting bagi kamu mengetahui apa saja gejala dari sondrom ini, sehingga kamu bisa mendapatkan pengobatan dengan cepat dan tepat.

Seorang ahli ob-gyn atau spesialis kandungan dan kebidanan, menyampaikan beberapa gejala sindrom ovarium polikistik yang pantang kamu abaikan.

1. Periode menstruasi yang tidak teratur

Periode yang tidak teratur, artinya kamu bisa mengalami menstruasi dalam kurun waktu yang panjang atau bahkan tidak sama sekali dalam satu bulan.

Banyak wanita dengan sindrom PCOS ini memiliki waktu periode kurang dari delapan kali dalam setahun atau lebih sering selama 21 hari dalam sebulan.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved