Back on the Track, Bank Mandiri Cetak Laba Rp 12,2 Triliun, Kredit Tumbuh 11,8 Persen YoY

Laju positif ditopang pertumbuhan kredit segmen korporasi besar sebesar 22,2 persen dan pertumbuhan kredit segmen mikro sebesar 24,8 persen

Back on the Track, Bank Mandiri Cetak Laba Rp 12,2 Triliun, Kredit Tumbuh 11,8 Persen YoY
Tribun Bali/Karsiani Putri
Diskusi Bank Mandiri pada Kamis (13/9/2018) dalam acara Investor Summit di Hotel Aston Denpasar, Bali 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Bank Mandiri berhasil mempertahankan laju pertumbuhan cepat hingga separuh tahun ini dan hal ini terlihat dari penyaluran kredit Bank Mandiri di Region XI yang mencakup wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang secara tahunan berhasil tumbuh sebesar 13,7 persen mencapai Rp 9,56 triliun pada akhir Juni 2018.

Begitu pula dengan penghimpunan dana murah di Region XI tercatat sebesar Rp 17 triliun pada triwulan II-2018 atau meningkat 17,9 persen secara YoY, dana tersebut mencapai 79,3 persen dari total DPK di Region XI.

Menurut RCEO Region XI Bank Mandiri, Rully Setiawan, keberhasilan perseroan menjaga tren positif ini didorong oleh komitmen kuat perseroan dalam mengoptimalisasi aset produktif perusahaan secara berkualitas serta mendorong kontribusi pendapatan yang bersumber dari jasa perbankan.

Secara nasional, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit 11,8 persen secara year on year menjadi Rp 762,5 triliun pada akhir Juni 2018 dimana angka pertumbuhan tersebut sudah hampir sama dengan rata-rata pertumbuhan kredit Bank Mandiri selama lima tahun terakhir sebesar 11,9 persen.

Laju positif itu terutama ditopang oleh pertumbuhan kredit segmen korporasi besar sebesar 22,2 persen dan pertumbuhan kredit segmen mikro sebesar 24,8 persen menjadi Rp 296,8 triliun dan Rp 90,6 triliun.

Berkat pertumbuhan tersebut, Bank Mandiri berhasil mencetak peningkatan laba secara signifikan menjadi Rp 12,2 triliun, tumbuh 28,7 persen dari Juni 2017.

Sedangkan aset perseroan pada periode yang sama juga tumbuh sebesar Rp 88,1 triliun atau 8,3 persen secara YoY menjadi Rp 1.155,5triliun pada akhir triwulan II-2018.

Pertumbuhan laba Bank Mandiri terutama didorong pencapaian fee based income sebesar Rp 12,9 triliun atau tumbuh 18,1 persen YoY yang diiringi dengan penurunan biaya CKPN 15,4 persen YoY.

Penurunan biaya CKPN tersebut merupakan cerminan progres Bank Mandiri dalam menurunkan NPL, melakukan collection serta kedisiplinan restrukturisasi kredit.

Disisi lain, biaya oprasional berhasil terus ditekan dan hanya tumbuh single digit berkat penerapan prinsip efisiensi secara konsisten di seluruh proses bisnis.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved