Apakah Pendidikan Tak Penting Bagi Masyarakat Gianyar? Hasil Reses Dewan Tunjukkan Bukti Ini

Dalam setiap reses yang dilakukan anggota DPRD Gianyar, tidak pernah ada aspirasi yang berkaitan dengan pendidikan

Apakah Pendidikan Tak Penting Bagi Masyarakat Gianyar? Hasil Reses Dewan Tunjukkan Bukti Ini
Istimewa
Furama Villas & Spa mendukung pendidikan pariwisata bagi anak-anak di SDN 3 Bindu. 

TRIBUN-BALICOM,GIANYAR – Dalam setiap reses yang dilakukan anggota DPRD Gianyar, tidak pernah ada aspirasi yang berkaitan dengan pendidikan.

Baik keringanan biaya maupun pendidikan gratis di Gianyar.

Sebagian besar aspirasi hanya berupa perbaikan infrastruktur.

Mulai dari perbaikan bale banjar hingga pelinggih pura.

Lalu, apakah hal ini menunjukkan pendidikan tidak penting di Gianyar?

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gianyar, Cokorda Gde Putra Pemayun, Jumat (14/9/2018) mengatakan, dari semua hasil reses yang dirinya dan anggota fraksinya, sejak beberapa tahun ini, memang tidak pernah ada aspirasi berkaitan dengan subsidi pendidikan maupun perbaikan mutu pendidikan di Gianyar.

Padahal, kata dia, pendidikan merupakan alat utama untuk mengentaskan kemiskinan maupun memajukan desa.

Jika desa tersebut dipenuhi orang terdidik, tentunya desa akan menjadi mandiri.

Dan, tak selalu bergantung pada pemerintah.

“Selama ini, memang tidak pernah ada aspirasi tentang perbaikan pendidikan. Padahal kita ketahui, biaya pendidikan itu besar, dan masyarakat kerap mengeluh. Tapi, dalam setiap reses yang kami lakukan, tidak pernah terdengar keluhan seperti itu,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved