Dihadiri Puluhan Negara, DPR Kembali Gelar WPFSD, Tekankan Pentingnya Kerja Sama Global

DPR kembali melanjutkan forum Intenasional dengan menyelenggarakan Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan kedua

Dihadiri Puluhan Negara, DPR Kembali Gelar WPFSD, Tekankan Pentingnya Kerja Sama Global
Tribun Bali/Rino Gale
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon ikut hadir dalam forum kedua Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan (World Parlianmentary Forum on Sustainble Development) di The Patra Bali Hotel, Bali, Kamis (13/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Usai sukses menghelat Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan (World Parlianmentary Forum on Sustainble Development) pertama kalinya tahun lalu, DPR kembali melanjutkan forum Intenasional dengan menyelenggarakan WPFSD kedua, di The Patra Bali Hotel, Bali selama dua hari, pada tanggal 12-13 September 2018.

Dengan tema "Kemitraan menuju energi berkelanjutan bagi semua", acara ini dihadiri 194 peserta yang berasal dari 45 negara serta perwakilan lembaga Internasional yakni ASEAN.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menjelaskan, forum ini kembali menekankan pentingnya kerja sama global untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)

"Kita berharap WPFSD kedua ini akan terus berlangsung secara rutin dalam upaya meningkatkan peran parlemen dalam pengaruh utamaan SDGs dalam kebijakan nasional masing-masing negara peserta," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengubah perspektif manusia dari konsumsi energi menjadi efisiensi energi yang dibarengi diversifikasi energi.

Lebih jauh juga menekankan kepada peserta forum untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan energi dan pembangunan yang mengedepankan teknologi energi bersih, melalui kerja sama global dan aksi kolektif dari seluruh anggota parlemen dunia yang menghadiri forum tersebut.

"Itu yang diharpakan," ungkapnya.

Kamis (13/9/2018), Wakil Ketua DPR RI yang ikut serta dalam forum penutupan, Fadli Zon menambahkan, forum WPFS telah diselesaikan dengan berdialog serta berdiskusi dengan berbagai negara melalui 4 sesi utama yakni mengenai Responsible Energy Consumption and Production for Sustainble Cities and Communities, Quality Education and Technology towards Green Industry, Women Participation and Sustainable Energy, dan The Way Forward Parliamentary Action for Universal Acces to Affordable, Reliable and Sustainble Energy.

"Itu yang kami bahas sejak kemarin," ujarnya.

Selama sidang pleno berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasmenya dalam memberikan pendapat tentang pembangunan berkelanjutan, terutama di bidang energi.

"Mereka menyepakati bahwa sumber daya energi yang berbasis fosil akan habis, karenanya diperlukan sumber energi terbarukan yang dapat disediakan secara berkelanjutan," jelasnya.

Hasil pertemuan ini pada intinya menegaskan komitmen negara-negara peserta terhadap SDGs, antara lain melalui dibentuknya mekanisme khusus dalam tubuh parlemen, yang didedikasikan untuk menyukseskan pencapaian agenda pembangunan global

"Ya mereka sangat setuju sekali apabila forum WPFSD diselenggarakan secaa kontinu setiap tahunnya," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help