Empat Bulan Edarkan Sabu dan Ganja Asal Aceh, Begini Cara Polisi Tangkap Sang Pengedar

Tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari temannya bernama Tengku di Aceh dan membelinya dengan harga Rp 30 juta.

Empat Bulan Edarkan Sabu dan Ganja Asal Aceh, Begini Cara Polisi Tangkap Sang Pengedar
TRIBUN BALI/ BUSRAH ARDANS
Pelaku penyalahgunaan narkoba, Abdul (38) diamankan polisi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sat Resnarkoba Polresta Denpasar telah melakukan penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Tersangka Abdul (38) diamankan setelah berawal dari informasi masyarakat, ada seorang laki-laki yang diketahui bernama Abdul biasa mengedarkan narkoba jenis sabu di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Baca: Gelar Festival Olahraga Rekreasi, Pemkot Denpasar Hadirkan 500 Peserta dari 7 Cabang Olahraga

Baca: Padat dan Berisi, SMAN 8 Denpasar Beri Performance Terbaik di Event Its My School

Baca: Memupuk Karakter Melalui Tarian dan Nyanyian Pada Ratusan Siswa yang Tampil di BMN 2018

Kapolresta Denpasar Kombes, Pol Hadi Purnomo saat merilis kasus tersebut, Jumat (14/9/2018) siang tadi mengatakan, saat dilakukan penggeledahan di kosannya di jalan Imam Bonjol, (4/9/2018), ditemukan di saku jaketnya 8 paket sabu dan 1 linting ganja.

"Kemudian kami lakukan pengembangan, maka ditemukan 8 paket sabu berat 2,89 gram, 1 linting ganja, dan 34 paket ganja seberat 6 kg yang di simpannnya di dalam kulkas kos-nya, Jl Tegeh Sari, Kuta, Badung," kata dia.

Baca: Panen Hadiah Simpedes Periode I 2018, BRI Persembahkan Grandprize Suzuki Wagon

Baca: Ini Jumlah PNS Korup di Bali yang Akan Terkena Pemecatan Massal Dalam Waktu Dekat

Baca: Berat Badan Turun 30 Kg Sejak Ditahan, Begini Kondisi Pretty Asmara Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Dari tangkapan tersebut ungkap Hadi, sama halnya dengan polisi berhasil menyelamatkan generasi muda di wilayah hukum Polresta Denpasar dari bahaya narkoba, sebanyak 3.172 orang.

"Tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari temannya bernama Tengku di Aceh dan membelinya dengan harga Rp 30 juta. Kemudian mengirimnya lewat jalur darat (bus). Dia ambil sendiri paketnya itu di sekitar Imam bonjol," ungkapnya.

Tersangka sendiri mengaku membeli sabu dan ganja dengan motif untuk diedarkan lagi kepada para pelanggannya di Denpasar.

"Dia sudah 4 bulan menjadi pengedar sabu ganja dan belum pernah dihukum dalam perkara apapun," terangnya.

Pasal yang disangkakan ialah pasal 111 dan 112 UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (dengan ancaman hukuman Minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun). (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help