Gelar Festival Olahraga Rekreasi, Pemkot Denpasar Hadirkan 500 Peserta dari 7 Cabang Olahraga

Pemkot Denpasar menggelar acara Festival Olahraga Rekreasi di Stadion Kompyang Sujana, pukul 07.30 WITA, Jumat (14/9/2018).

Gelar Festival Olahraga Rekreasi, Pemkot Denpasar Hadirkan 500 Peserta dari 7 Cabang Olahraga
TRIBUN BALI/ BUSRAH ARDANS
Pemkot Denpasar menggelar acara Festival Olahraga Rekreasi di Stadion Kompyang Sujana, pukul 07.30 WITA, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar menggelar acara Festival Olahraga Rekreasi di Stadion Kompyang Sujana, pukul 07.30 WITA, Jumat (14/9/2018).

Sebelum memulai seluruh jajaran menggelar senam rekreasi beserta ratusan peserta yang memenuhi lapangan stadion.

Dalam wawancara singkat dengan Kabag Kesra Pemerintah Kota Denpasar, Raka Purwantara usai acara mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan dengan memperingati hari olahraga nasional yang ke-35.

"Ini secara nasional diperingati setiap 9 September dan kita di Denpasar melaksanakannya, Jumat (14/9/2018) pagi ini, karena satu dan lain hal. Serta kita rangkaiakan dengan pembukaan olahraga rekreasi masyarakat kota Denpasar," kata dia.

Program itu ujar dia untuk melestarikan olahraga rekreasi yang ada di Denpasar.

"Sementara saat ini ada hanya 7 ada cabang olahraga rekreasi yang diikuti oleh kaum remaja dan usia dewasa termasuk dengan ibu-ibu PKK," ujarnya.

Selain itu perbedaan dan ada tambahan yakni Cabang olahraga Engran dan Deduplak.

Pihaknya berhasil mengumpulkan banyak peserta yang terdiri atas 43 kelurahan dan desa.

"Sementara jumlah peserta yang ada lebih dari 500 orang yang akan mengikuti ajang ini di tujuh cabang olahraga rekreasi," terangnya.

Sementara Wali Kota, Denpasar Rai Mantra mengungkapkan fasilitator olahraga rekreasi yakni Formi.

"Jadi Formi ini banyak olahraga-olahraga yang belum semua masuk ke dalamnya. Jadi ini (senam rekreasi) ini yang ditampung di sini (formi)," ungkap dia.

Selain itu Mantra juga mengungkapkan kalau Formi pula menampung olahraga yang sifatnya tradisi.

"Ada juga olahraga-olahraga yang sifatnya tradisi ditampung di sini. Apalagi olahraga tradisi ini menjadi cikal bakal olahraga yang berasal dari daerah masing-masing," ungkap dia.

Pihaknya berharap nantinya akan mewujudkan adanya prestasi, perubahan karakter, dan identitas olahraga itu sendiri. Bahkan semoga bisa tumbuh dan berkembang sebagai local genius kedepannya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help