Lulusan SD Dipenjara Usai Tolong Burung, Ketut Regen Tak Tahu Jalak Bali Satwa Dilindungi

Niatnya baik, menolong burung Jalak Bali yang kelaparan dan terluka. Namun Ketut Regen kini justru harus mendekam di penjara.

Lulusan SD Dipenjara Usai Tolong Burung, Ketut Regen Tak Tahu Jalak Bali Satwa Dilindungi
Kolase Tribun Bali
Ketut Regen saat ditemui di ruang tahanan pria Pengadilan Negeri (PN) Bangli, usai menjalani sidang, Kamis (13/9/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Niatnya baik, menolong burung Jalak Bali yang kelaparan dan terluka. Namun Ketut Regen kini justru harus mendekam di penjara.

Buruh angkut kayu asal Desa Jehem Kaja, Tembuku itu tidak tahu bahwa burung yang ia tolong adalah satwa terkatagori langka.

Di balik ruang tahanan Pengadilan Negeri (PN) Bangli, Kamis (13/9), ayah satu anak itu menceritakan, peristiwa tersebut terjadi bulan Februari lalu.

Awalnya ia memberi makan pisang untuk burung Cerukcuk yang dipeliharanya.

Namun seekor Jalak Bali kemudian datang ke rumahnya dan ikut memakan pisang tersebut. Ia mengaku merasa kasihan melihat Jalak Bali kelaparan. Kaki burung itu juga dalam keadaan terluka. Ia menangkap burung itu dan dimasukkan ke dalam sangkar.

“Itu memang burung kelaparan dan kesakitan. Saya hanya merawat, dan tidak ada niatan untuk memiliki ataupun menjualnya. Saya maupun tetangga sekitar juga tidak tahu jenis burung apa, yang saya tau burung itu cantik,” ucap pria yang hanya tamatan SD ini.

Tak sampai satu bulan Regen merawat burung itu. Tanggal 28 bulan Maret, ia didatangi oleh polisi.

Petugas langsung menyita burung tersebut untuk dijadikan barang bukti. Sementara Ketut Regen dikenai wajib lapor. Namun pada tanggal 20 bulan Agustus, ia pun masuk bui.

Dengan perkara yang kini membelitnya, Regen hanya berharap agar hukuman yang dijatuhkan padanya tidak berat.

Sebab ia tidak tahu menahu soal burung tersebut. “Mudah-mudahan saya tidak dihukum berat. Karena saya tidak tahu apa-apa, saya hanya orang bodoh,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved