Malu dan Takut Ketahuan Hamil, TAS Tega Buang dan Kubur Bayinya di Komplek Perumahan Padangsambian

Pelaku penemuan bayi di Padangsambian ialah ibu kandungnya sendiri berinisial TAS (19)

Malu dan Takut Ketahuan Hamil, TAS Tega Buang dan Kubur Bayinya di Komplek Perumahan Padangsambian
Tribun Bali/Busrah Ardans
Pelaku TAS (19) diamankan Polsek Denpasar Barat, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penemuan mayat bayi yang dikubur depan rumah, BTN Gunung Sari, Tahap IV, Jalan Tukad Buana, Br. Gunung Sari, Desa Padangsambian Kaja, Kec. Denbar, Kamis (13/9/2018) kemarin, telah terungkap.

Pelaku diketahui ialah ibu kandung bayi tersebut berinisial TAS (19).

Ibu bayi perempuan tersebut mengubur anaknya sendiri dengan menggunakan cetok untuk menggali lubang sedalam kurang lebih 30 cm tepat di depan rumahnya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui kalau dirinya merasa malu dan takut sehingga tega melakukan pembunuhan terhadap bayinya.

"Motifnya takut dan malu karena ketahuan hamil. Apalagi waktu itu dirinya diketahui masih dalam kondisi bersekolah. Jadi itu motif yang paling kuat, ada rasa malu dan takut," kata Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Adnan Pandibu, kepada wartawan dalam konferensi pers, Jumat (14/9/2018) sore tadi.

Sementara kedua orang tua pelaku ujar Kapolsek, sama sekali tidak mengetahui kalau anaknya sedang hamil.

"Ibu pelaku pernah mengatakan kepada anaknya bahwa dirinya terlihat seperti orang hamil. Namun dijawabnya bahwa dirinya kegemukan. Sejak itu ibunya tidak pernah mengira lagi," ujar Adnan.

Dari keterangan tersangka tambah Kapolsek, pelaku melahirkan Senin (10/9/2018) lalu.

"Dia melahirkan malam itu, dan dikuburkan tanggal 11 September 2018 usai pulang kerja sekitar pukul 21.00 WTA di depan rumahnya. Dia gali lubang yang tidak terlalu dalam menggunakan cetok, dikubur di sana dan ditutup dengan bumbungan genteng. Namun kemudian beberapa hari berselang diketahui oleh ibunya yang mencium aroma khas di sekitar rumahnya," tambahnya.

Barang bukti yang diamankan polisi yakni 1 buah tas warna biru, 1 buah handuk warna biru ada bercak darah, dan 1 buah cetok.

Diberitakan sebelumnya, warga Padangsambian, Banjar Gunung Sari, Jalan Tukad Buana IV, Perumahan BTN, Padangsambian, Denpasar digegerkan dengan temuan jasad bayi pada Kamis (13/9/2018).

Jasad bayi perempuan ini terkubur di kedalaman 30 centimeter (cm) yang lokasinya di komplek perumahan.(*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help