Rayakan Hari Jadi Ke-13, Niki Diagnostic Center Kumpulkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Memperingati hari jadi ke-13, Niki Diagnostic Center menggelar donor darah dan penggalangan bantuan korban gempa Lombok

Rayakan Hari Jadi Ke-13, Niki Diagnostic Center Kumpulkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok
Tribun Bali/Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari
Niki Diagnostic Center menggelar donor darah dan penggalangan bantuan korban gempa Lombok pada Sabtu (25/8/2018) di Niki DiagnosticCenter, Jalan Gatot Subroto II N0 5 Dangin Puri, Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Memperingati hari jadi ke-13, Niki Diagnostic Center menggelar donor darah dan penggalangan bantuan korban gempa Lombok.

Acara berlangsung Sabtu (25/8/2018) lalu di Niki Diagnostic Center, Jalan Gatot Subroto II N0 5 Dangin Puri, Denpasar.

“Kegiatan sosial semacam ini memang rutin kami adakan. Acara ini tidak hanya melibatkan staf NDC, tetapi juga rekanan dan masyarakat sekitar. Kami ingin mengajak mereka untuk berbuat kebaikan dengan berdonor serta membantu sesama,” ucap Direktur NDC, Fanina Yulianthi.

Bantuan yang telah dikumpulkan rencananya akan disalurkan melalui yayasan yang terpercaya.

Sedangkan dalam kegiatan donor darah, NDC bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Setiap hari PMI selalu memerlukan stok kantong darah. Hal ini tidak bisa lepas dari banyaknya pasien yang memerlukan donor. Yang paling sering adalah untuk kepentingan cuci darah (hemodialisa),” ungkap Fanina.

Hemodialisa biasa dilakukan kepada penderita gagal ginjal.

Pada kondisi ini, ginjal sudah tidak lagi mampu melakukan fungsinya sebagai penyaring darah.

Menurut pemilik NDC, Tutik Kusuma Wardhani, gagal ginjal saat ini lebih banyak diderita oleh masyarakat dari kelas ekonomi menengah ke bawah.

“Penyebabnya ada banyak faktor. Namun, biasanya penyakit ini berhubungan dengan pola hidup dan pilihan makanan. Banyaknya zat kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan juga bisa memicu gagal ginjal. Maka dari itu kami menyarankan agar masyarakat perlahan beralih ke makanan organik dan healthy food,” pesan Tutik.

Ia pun menyadari jika makanan organik belum bisa dijangkau untuk semua kalangan.

Namun, masuknya zat kimia bisa dikurangi dengan mencoba menanam sayuran di halaman rumah sendiri.

“NDC juga kerap melakukan sosialisasi bagaimana menerapkan pola hidup sehat. Kami percaya jika sosialiasi tersebut dilakukan secara kontinu, masyarakat akan semakin sadar untuk menerapkan pola hidup sehat,” harap dia.

Peringatan HUT NDC ini juga diisi dengan senam dan cek kesehatan gratis, meliputi tes gula darah, asam urat, dan kolesterol.

“Kami harap NDC semakin unggul dan prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Bali. Kami akan terus mengikuti tantangan global dengan meng-update teknologi terbaru yang dapat meningkatkan efisiensi dalam layanan. Saat ini kami sudah memiliki dokter spesialis, melayani rawat jalan, serta menjadi partner dalam program BPJS,” ungkap Tutik. (*)

Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved