Badung Usulkan Satu Orang PNS Dipecat, di Bali Tercatat 37 PNS Korup Masih Terima Gaji

Keputusan pemerintah pusat memecat PNS yang terbukti bersalah melakukan tindakan korupsi disambut baik oleh Pemkab Badung

Badung Usulkan Satu Orang PNS Dipecat, di Bali Tercatat 37 PNS Korup Masih Terima Gaji
KOMPAS.com
ilustrasi korupsi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Keputusan pemerintah pusat memecat pegawai negeri sipil (PNS) yang terbukti bersalah melakukan tindakan korupsi disambut baik oleh Pemkab Badung.

Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) pun sudah mengusulkan satu orang PNS koruptor untuk dipecat.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan surat edaran bernomor 180/6867/SJ yang berisi pemberhentian bagi PNS koruptor.

Bahkan seluruh PNS yang terbukti menilep uang negara itu bakal diberhentikan secara tidak hormat.

Kepala BKSDM Badung, I Gede Wijaya, Jumat (14/9/2018), menyatakan di Badung sudah dari dulu bersikap tegas terhadap para koruptor, pegawai yang indisipliner, dan melakukan pelanggaran berat.

Pengaturan sanksi ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Normor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Saat ini pihaknya sudah mengusulkan satu orang PNS kepada Bupati Badung untuk dipecat karena kasus korupsi.

PNS tersebut terakhir bertugas di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Badung.

Ia mengatakan yang bersangkutan sudah diputus oleh pengadilan melakukan tindakan pidana korupsi.

“Sekarang masih berproses, tunggu tanda tangan saja dari Bapak Bupati untuk SK Pemberhentian. Terakhir pegawai itu bertugas di KB (DP2KBP3A), sudah diputus (oleh pengadilan, red) dan sudah dinyatakan terbukti bersalah korupsi,” paparnya.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help