Banyak Pemuda Tak Tertarik Bekerja Jadi Petani Kopi

Generasi tua yang semakin tua dan anak muda tidak tertarik bekerja di kebun karena dipandang sebagai pekerjaan yang kotor

Banyak Pemuda Tak Tertarik Bekerja Jadi Petani Kopi
Tribun Bali/Ida Ayu Suryantini Putri
Ade Reno Sudiarno, panitia penyelenggara Temu Kopi 2018 saat ditemui seusai acara, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banyaknya cafe dan tempat nongkrong dengan menu utama kopi tak pelak membuat para petani kopi punya peluang besar di bisnis ini.

Namun ketersediaan anak muda yang mau terjun ke dunia pertanian dan menjadi seorang petani tak banyak.

Hal inilah satu di antara tema diskusi dalam Temu Kopi yang dilaksanakan dari Rabu–Kamis (13-14 September 2018) di Prime Plaza Hotel Sanur.

“Kalau kita melihat dan mengobservasi di sektor agriculture pertanian secara umum dan petani kopi secara khusus, sangat sedikit jumlah pemuda yang aktif dalam bidang pertanian dan kopi ini. Jadi sebetulnya kami cukup concern akan semacam kehilangan generasi untuk kopi ke depan,” ujar Lutheran World Relief Country Director, Ade Reno Sudiano, selaku penyelenggara.

Lanjutnya, generasi tua yang semakin tua dan anak muda tidak tertarik bekerja di kebun karena dipandang sebagai pekerjaan yang kotor.

Mereka juga melihat bahwa petani bukan profesi yang penghasilannya stabil dan menjanjikan.

Namun terlepas dari hal tersebut, pihaknya melihat bahwa anak muda merupakan generasi yang cukup potensial untuk pekerjaan ini.

Saat ini, mereka sedang melakukan proyek percontohan di Ende untuk pemuda di sektor kopi.

“Jadi kami melihat bahwa perlu ada entry point untuk menarik minat pemuda bekerja di sektor kopi dan pertanian. Salah satunya adalah kalau kita melihat budaya di dunia yang sedang growing sekarang kan, bekerja di cafe atau minum kopi di cafe dengan akses WiFi apalagi di Bali ini. Sehingga kalau anak muda bekerja di cafe jadi barista dengan penampilan yang bagus, cool, kan seperti punya kepercayaan diri tersendiri,” tambahnya.

Dalam proyek yang sudah berlangsung setahun belakangan ini, puluhan anak muda dilibatkan sebagai barista.

Halaman
12
Penulis: Ida Ayu Suryantini Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved