BPBD Imbau Waspadai Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan Besar Terjadi Beberapa Bulan ke Depan

Meski api telah padam, namun musim kemarau yang diprediksi terjadi selama beberapa bulan ke depan menjadi kekhawatiran tersendiri

BPBD Imbau Waspadai Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan Besar Terjadi Beberapa Bulan ke Depan
Istimewa
Api membakar hutan di wilayah hutan produksi terbatas Munduk Balan Bawang, Desa Songan, Kintamani, Kamis (13//2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kebakaran hutan lindung Kintamani yang terjadi empat hari lalu hingga baru bisa dipadamkan kemarin, menjadi atensi khusus BPBD Bangli.

Meski api telah padam, namun musim kemarau yang diprediksi terjadi selama beberapa bulan ke depan menjadi kekhawatiran tersendiri.

Ini lantaran kemarau sangat berpotensi menyebabkan kebakaran.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan, saat terjadi kebakaran di kawasan hutan lindung Desa Kutuh, Kintamani, pihaknya telah berkoordinasi.

Sebab wilayah hutan yang terbakar dekat dengan pemukiman penduduk.

Ini perlu kesigapan.

“Titik-titik api sudah bisa dipadamkan sehingga tidak menjalar ke wilayah hutan sekitar, maupun pemukiman penduduk. Luas hutan yang terbakar diperkirakan mencapai hektaran,” ujarnya, Jumat (14/9/2018).

Terkait penyebab kebakaran, dikarenakan faktor kelalain manusia.

Bisa karena unsur kesengajaan membakar, agar saat musim penghujan rumput gajah yang mati bisa tumbuh lebih hijau, maupun ulah oknum tertentu yang mencari sarang lebah atau burung.

“Bisa karena pemburu-pemburu liar pencari sarang lebah ataupun burung, yang merokok dan membuang sembarangan di lingkungan hutan,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help