Ini Reaksi TGB Saat Ditanya OTT Oknum DPRD Mataram yang Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa

TGB ini tampak kaget ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai kasus tersebut.

Ini Reaksi TGB Saat Ditanya OTT Oknum DPRD Mataram yang Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa
Tuan Guru Bajang 

TRIBUN-BALI.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Mataram, terkait kasus dugaan pemerasan dana rehabiliasi gempa.

Dilansir dari tayangan Kompas TV, Sabtu (15/9/2018), TGB yang ditemui dalam acara 'TGBNomics: Ikhtiar NTB Untuk Indonesia' ini tampak kaget ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai kasus tersebut.

"Dana gempa? Innalillahi," kata TGB saat pertama kali mendengar pertanyaan dari wartawan.

TGB pun sempat terdiam beberapa saat dan kembali menanyakan hal tersebut benar terjadi.

Baca: Ditanya Siapa Pacarnya Saat Ini, Sang Incess Jawab Doakan Saja Yah

Baca: Kagum Pada Manajemen BPBD Bali, Ini yang Akan Dilakukan Luhut di Daerah Lainnya

Baca: Berat Badan Pretty Asmara Turun Puluhan Kilogram Karena Dipenjara, Seperti Inikah Makanannya

"Itu kejadian? Oh kapan kejadiannya? siapa ya?" tanya TGB pada sejumlah orang yang berada disekelilingnya.

"DPRD Kota Mataram Pak, Kepala Dinas Pendidikan," ujar seorang yang berkacamata di belakang TGB.

"Innalillahi roji'un," ujar TGB lagi sambil menggelengkan kepala lantaran tidak menyangka perbuatan tersebut dan kembali terdiam beberapa saat.

"Ya, menurut saya itu sesuatu hal yang betul-betul tercela dan sama sekali tidak kita harapkan," ujarnya.

"Sesungguhnya kalau dalam situasi bencana seperti ini peran pemerintahan baik legislatif maupun eksekutif harus memaksimalkan fasilitas untuk masyarakat yang membutuhkan."

"Tidak boleh ada hal-hal apalagi berupa manipulasi, penggelapan, apalagi penyuapan apalagi korupsi terhadap bantuan dana korban gempa ini," lanjut TGB.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help