Ketut Gunaksa Tersangka Kasus Dugaan Pungli, Warga Jungutbatu Minta Penangguhan Penahanan

Mereka meminta Polda Bali menangguhkan penahanan Bendesa Adat Pakraman Jungutbatu, I Ketut Gunaksa yang ditahan kasus dugaan pungli

Ketut Gunaksa Tersangka Kasus Dugaan Pungli, Warga Jungutbatu Minta Penangguhan Penahanan
Istimewa
Warga menggelar aksi damai di pesisir Pantai Jungutbatu, Pulau Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Jumat (14/9/2018). Mereka menuntut pembebasan Bendesa Jungutbatu, Ketut Gunaksa, yang ditahan Pol Air Polda Bali terkait dugaan pungli terhadap para pengusaha speedboat. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ratusan warga berkumpul di pesisir Pantai Jungutbatu, Pulau Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Jumat (14/9/2018).

Sebagian dari mereka mengenakan pakaian adat madya, sembari berorasi untuk menuntut keadilan.

Mereka meminta Polda Bali menangguhkan penahanan Bendesa Adat Pakraman Jungutbatu, I Ketut Gunaksa, yang ditahan setelah menjadi tersangka kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha speedboat.

Aksi damai tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WITA.

Setelah berkumpul di pesisir Pantai Jungutbatu, mereka membentangkan kain putih dengan panjang kurang lebih 15 meter.

Kain tersebut bertuliskan 'Aksi Damai Kami Masyarakat Jungutbatu Meminta Keadilan. Tolong Bebaskan Bendesa Kami'.

Sembari berorasi, mereka juga sesekali mengangkat tangan kiri sebagai bentuk perjuangan untuk keadilan.

"Kami mendukung langkah kepolisian untuk cegah pungli. Tapi kami meminta keadilan, kenapa Jero Bendesa kami ditahan?" ujar salah satu koordinator aksi damai tersebut, Nyoman Kuru.

Ia menjelaskan, aksi tersebut merupakan spontanitas yang tujuannya untuk memberikan support moral kepada Bendesa Jungutbatu yang ditahan oleh Polda Bali terkait dugaan kasus pungli kepada pengusaha speedboat.

"Kami tidak ada maksud untuk menghalang-halangi proses hukum dari kasus ini. Ini sebagai bentuk dukungan moril kami kepada Jero Bendesa yang jasa-jasanya sangat dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved