Tak Kenal Lelah, Babinsa Kodim 1628/KSB Beri Motivasi Anak SD di Tenda Pengungsian

Babinsa jajaran Kodim 1628/KSB tak kenal lelah melakukan pendampingan di SDN 1 Sekongkang

Tak Kenal Lelah, Babinsa Kodim 1628/KSB Beri Motivasi Anak SD di Tenda Pengungsian
Istimewa
TNI memberikan motivasi dan materi wawasan kebangsaan dan baris-berbaris di NTB, Sumbawa, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Babinsa jajaran Kodim 1628/KSB tak kenal lelah melakukan pendampingan di wilayah binaannya, dengan menjadi tenaga pendidik untuk memberikan berbagai materi pelajaran pasca bencana gempa yang menimpa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), NTB.

Adapun materi pelajaran yang diberikan ialah wawasan kebangsaan maupun materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), sebagaimana yang dilakukan Babinsa Mura, Koramil 1628-01/Taliwang Sertu Abd. Kasim di SDN 2 Mura, Kecamatan Brang Ene dan Serma Martiam Babinsa Seteluk Tengah, serta Koramil 1628-03/Seteluk di SDN 3 Seteluk Kecamatan Seteluk memberikan pelajaran materi wawasan kebangsaan.

Dikatakan, pengetahuan wawasan kebangsaan sangat penting dikenalkan pada siswa yang masih duduk di tingkat sekolah dasar, karena anak-anak usia dini sejak awal perlu ditanamkan jiwa-jiwa nasionalisme dan patriotisme bangsa, yang nantinya dari pundak mereka lah tongkat estafet perjuangan Bangsa Indonesia berdiri kokoh dan diteruskan menjadi bangsa yang hebat dan bermartabat.

Di tenda pengungsian, Serda Sulhan yang menjadi Babinsa Koramil 1628-02/Sekongkang dalam siaran persnya yang diterima tribun-bali.com, juga dilakukan kegiatan mengajar dengan memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para siswa SDN 1 Sekongkang.

"Materi itu diberikan sebagai upaya menanamkan disiplin yang tinggi dan menumbuhkan jiwa korsa sebagai calon-calon generasi penerus bangsa mendatang," ungkap Sulhan.

Proses kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan segala keterbatasan sarana dan perasarana yang ada akibat bencana gempa, namun para Babinsa Kodim 1628/KSB tetap semangat dan tidak kenal lelah memberikan motivasi pada anak-anak yang mengalami trauma gempa, agar bangkit dan semangat lagi untuk melanjutkan pendidikan seperti sedia kala.

Suasana keceriaan, penuh semangat, dan antusias para siswa untuk mengikuti materi yang diberikan oleh para Babinsa sangat jelas tercermin seperti mereka tak pernah mengalami musibah apapun. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved