Purusadha Mencari 100 Kepala Raja

Kisah ini berawal dari janji Purusadha dari Ratna Kanda untuk mempersembahkan 100 kepala raja kepada Bhatara Kala.

Purusadha Mencari 100 Kepala Raja
Tribun Bali/Putu Supartika
Penampilan cak SMK Negeri 5 Denpasar, di Art Center, Denpasar, Sabtu (15/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kisah ini berawal dari janji Purusadha dari Ratna Kanda untuk mempersembahkan 100 kepala raja kepada Bhatara Kala.

Dengan kegigihannya pada janji, ia akhirnya bisa mempersembahlan 99 kepala raja.

Saat akan mencari kepala yang keseratus, Bhatara Kala meminta kepala Sutasoma seorang raja dari Hastina Pura.

Maka pergilah Purusadha ke Hastina Pura.

Sutasoma dengan legawa menyerahkan dirinya ke Purusadha.

Namun ia tak bisa dipenggal oleh Purusadha.

Bahkan Purusadha berubah menjadi naga dan melilit Sutasoma.

Pada akhir kisah turunlah Dewa Siwa dan memberikan pemberkatan kepada Sutasoma.

Kisah ini ditampilkan oleh siswa SMK Negeri 5 Denpasar dalam parade Cak Modern Bali Mandara Nawanatya III 2018.

Mereka tampil, Sabtu (15/9/2018) malam di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Bali.

Cak ini mereka namai Cak Akara yang berarti wujud boneka yang memiliki karakter dengan mengambil lakon Sutasoma.

Yang sangat menarik dari penampilan cak ini yaitu digunakannya boneka pada setiap tokoh yang dipetankan.

Boneka tersebut digerakkan oleh beberapa orang laiknya menggerakkan wayang. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help